{"id":2868,"date":"2026-07-03T10:34:45","date_gmt":"2026-07-03T10:34:45","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/?p=2868"},"modified":"2026-07-27T04:31:20","modified_gmt":"2026-07-27T04:31:20","slug":"cara-menentukan-asam-basa-konjugasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/cara-menentukan-asam-basa-konjugasi\/","title":{"rendered":"Cara Menentukan Asam Basa Konjugasi: Pengertian, Langkah-Langkah, Rumus, dan Contoh Soal"},"content":{"rendered":"<div class=\"\" data-turn-id-container=\"3403b266-11b5-4b81-b6b6-9d83cc50d886\" data-is-intersecting=\"true\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"3403b266-11b5-4b81-b6b6-9d83cc50d886\" data-turn-id-container=\"3403b266-11b5-4b81-b6b6-9d83cc50d886\" data-testid=\"conversation-turn-60\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"3403b266-11b5-4b81-b6b6-9d83cc50d886\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling\">\n<p data-start=\"92\" data-end=\"420\"><strong data-start=\"92\" data-end=\"131\"><b><a href=\"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\">Rumah Pintar<\/a> \u2013 <\/b><\/strong>Cara menentukan asam basa konjugasi merupakan salah satu materi penting dalam Kimia SMA kelas 12 yang berkaitan dengan teori asam basa Br\u00f8nsted-Lowry. Dalam teori ini, setiap asam yang melepaskan proton (H\u207a) akan berubah menjadi basa konjugasi, sedangkan setiap basa yang menerima proton akan berubah menjadi asam konjugasi.<\/p>\n<p data-start=\"422\" data-end=\"712\">Materi ini sering muncul dalam soal ulangan maupun ujian karena menguji kemampuan siswa dalam menganalisis reaksi kimia. Oleh sebab itu, memahami cara menentukan pasangan asam dan basa konjugasi akan memudahkan siswa dalam mengidentifikasi peran setiap zat yang terlibat dalam suatu reaksi.<\/p>\n<hr data-start=\"714\" data-end=\"717\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1vzngxw\" data-start=\"719\" data-end=\"750\">Apa Itu Asam Basa Konjugasi?<\/h2>\n<p data-start=\"752\" data-end=\"1002\">Asam basa konjugasi adalah pasangan zat yang hanya berbeda satu proton (H\u207a). Ketika suatu asam melepaskan proton, zat tersebut berubah menjadi basa konjugasi. Sebaliknya, ketika suatu basa menerima proton, zat tersebut berubah menjadi asam konjugasi.<\/p>\n<p data-start=\"1004\" data-end=\"1239\">Konsep ini dikemukakan dalam teori Br\u00f8nsted-Lowry yang menyatakan bahwa reaksi asam-basa selalu melibatkan perpindahan proton dari asam menuju basa. Akibat perpindahan tersebut, terbentuk dua pasangan konjugasi yang saling berhubungan.<\/p>\n<p data-start=\"1241\" data-end=\"1269\">Sebagai contoh, pada reaksi:<\/p>\n<p data-start=\"1271\" data-end=\"1297\"><strong data-start=\"1271\" data-end=\"1297\">HCl + H\u2082O \u2192 H\u2083O\u207a + Cl\u207b<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1299\" data-end=\"1469\">HCl mendonorkan proton kepada H\u2082O sehingga berubah menjadi Cl\u207b sebagai basa konjugasi. Sementara itu, H\u2082O menerima proton dan berubah menjadi H\u2083O\u207a sebagai asam konjugasi.<\/p>\n<hr data-start=\"1471\" data-end=\"1474\" \/>\n<h2 data-section-id=\"5j3jr\" data-start=\"1476\" data-end=\"1533\">Apa yang Dimaksud dengan Pasangan Asam Basa Konjugasi?<\/h2>\n<p data-start=\"1535\" data-end=\"1757\">Pasangan asam basa konjugasi merupakan dua spesies kimia yang hanya berbeda satu ion H\u207a. Hubungan tersebut terjadi karena salah satu zat kehilangan proton, sedangkan zat lainnya memperoleh proton selama reaksi berlangsung.<\/p>\n<p data-start=\"1759\" data-end=\"2031\">Dalam satu reaksi Br\u00f8nsted-Lowry selalu terdapat dua pasangan konjugasi, yaitu pasangan asam dengan basa konjugasinya serta pasangan basa dengan asam konjugasinya. Kedua pasangan tersebut dapat dikenali dengan membandingkan jumlah atom hidrogen pada masing-masing spesies.<\/p>\n<hr data-start=\"2033\" data-end=\"2036\" \/>\n<h2 data-section-id=\"avevi2\" data-start=\"2038\" data-end=\"2076\">Cara Menentukan Asam Basa Konjugasi<\/h2>\n<p data-start=\"2078\" data-end=\"2218\">Menentukan pasangan asam basa konjugasi sebenarnya cukup mudah jika dilakukan secara bertahap. Berikut langkah-langkah yang dapat digunakan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"12nv4hu\" data-start=\"2220\" data-end=\"2262\">1. Tentukan Zat yang Melepaskan Proton<\/h3>\n<p data-start=\"2264\" data-end=\"2419\">Langkah pertama adalah mencari zat yang kehilangan satu ion H\u207a selama reaksi berlangsung. Zat tersebut merupakan asam karena berperan sebagai donor proton.<\/p>\n<p data-start=\"2421\" data-end=\"2613\">Setelah kehilangan satu proton, zat tersebut akan berubah menjadi basa konjugasi. Oleh karena itu, jumlah atom hidrogen pada basa konjugasi selalu lebih sedikit satu dibandingkan asam asalnya.<\/p>\n<p data-start=\"2615\" data-end=\"2630\">Sebagai contoh:<\/p>\n<p data-start=\"2632\" data-end=\"2647\"><strong data-start=\"2632\" data-end=\"2647\">HNO\u2083 \u2192 NO\u2083\u207b<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"2649\" data-end=\"2753\">HNO\u2083 melepaskan satu proton sehingga bertindak sebagai asam, sedangkan NO\u2083\u207b merupakan basa konjugasinya.<\/p>\n<hr data-start=\"2755\" data-end=\"2758\" \/>\n<h3 data-section-id=\"tvzyeq\" data-start=\"2760\" data-end=\"2800\">2. Tentukan Zat yang Menerima Proton<\/h3>\n<p data-start=\"2802\" data-end=\"2922\">Selanjutnya, identifikasi zat yang memperoleh satu ion H\u207a dari asam. Zat tersebut merupakan basa karena menerima proton.<\/p>\n<p data-start=\"2924\" data-end=\"3087\">Setelah menerima proton, zat tersebut berubah menjadi asam konjugasi. Jumlah atom hidrogen pada asam konjugasi menjadi lebih banyak satu dibandingkan basa asalnya.<\/p>\n<p data-start=\"3089\" data-end=\"3104\">Sebagai contoh:<\/p>\n<p data-start=\"3106\" data-end=\"3120\"><strong data-start=\"3106\" data-end=\"3120\">NH\u2083 \u2192 NH\u2084\u207a<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"3122\" data-end=\"3222\">NH\u2083 menerima satu proton sehingga berperan sebagai basa, sedangkan NH\u2084\u207a merupakan asam konjugasinya.<\/p>\n<hr data-start=\"3224\" data-end=\"3227\" \/>\n<h3 data-section-id=\"gnliyq\" data-start=\"3229\" data-end=\"3267\">3. Bandingkan Jumlah Atom Hidrogen<\/h3>\n<p data-start=\"3269\" data-end=\"3498\">Cara paling mudah mengenali pasangan konjugasi adalah membandingkan jumlah atom hidrogen pada kedua spesies. Jika perbedaannya hanya satu atom hidrogen, besar kemungkinan kedua zat tersebut merupakan pasangan asam-basa konjugasi.<\/p>\n<p data-start=\"3500\" data-end=\"3719\">Langkah ini sangat membantu ketika mengerjakan soal yang melibatkan beberapa senyawa sekaligus. Dengan memperhatikan perubahan satu proton, siswa dapat menentukan pasangan konjugasi tanpa harus menghafal seluruh reaksi.<\/p>\n<hr data-start=\"3721\" data-end=\"3724\" \/>\n<h3 data-section-id=\"12itza9\" data-start=\"3726\" data-end=\"3754\">4. Perhatikan Muatan Ion<\/h3>\n<p data-start=\"3756\" data-end=\"4050\">Selain jumlah atom hidrogen, perubahan muatan juga dapat menjadi petunjuk dalam menentukan pasangan konjugasi. Ketika suatu zat melepaskan proton, muatannya akan menjadi satu tingkat lebih negatif. Sebaliknya, ketika suatu zat menerima proton, muatannya akan menjadi satu tingkat lebih positif.<\/p>\n<p data-start=\"4052\" data-end=\"4284\">Sebagai contoh, NH\u2083 yang bersifat netral berubah menjadi NH\u2084\u207a setelah menerima proton sehingga muatannya bertambah positif satu. Sebaliknya, H\u2082O berubah menjadi OH\u207b setelah melepaskan proton sehingga muatannya menjadi lebih negatif.<\/p>\n<hr data-start=\"4286\" data-end=\"4289\" \/>\n<h2 data-section-id=\"117zm78\" data-start=\"4291\" data-end=\"4340\">Rumus Sederhana Menentukan Asam Basa Konjugasi<\/h2>\n<p data-start=\"4342\" data-end=\"4391\">Agar lebih mudah diingat, gunakan aturan berikut.<\/p>\n<ul data-start=\"4393\" data-end=\"4458\">\n<li data-section-id=\"14wq29f\" data-start=\"4393\" data-end=\"4425\"><strong data-start=\"4395\" data-end=\"4425\">Asam \u2212 H\u207a = Basa Konjugasi<\/strong><\/li>\n<li data-section-id=\"n07pu2\" data-start=\"4426\" data-end=\"4458\"><strong data-start=\"4428\" data-end=\"4458\">Basa + H\u207a = Asam Konjugasi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4460\" data-end=\"4691\">Rumus sederhana tersebut menunjukkan bahwa perbedaan antara suatu zat dan pasangan konjugasinya hanyalah satu proton. Dengan memahami aturan ini, siswa dapat menentukan pasangan konjugasi secara lebih cepat ketika mengerjakan soal.<\/p>\n<hr data-start=\"4693\" data-end=\"4696\" \/>\n<h2 data-section-id=\"3abesa\" data-start=\"4698\" data-end=\"4738\">Contoh Menentukan Asam Basa Konjugasi<\/h2>\n<p data-start=\"4740\" data-end=\"4814\">Berikut beberapa contoh yang sering dijumpai dalam pembelajaran Kimia SMA.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1x22bxi\" data-start=\"4816\" data-end=\"4828\">Contoh 1<\/h3>\n<p data-start=\"4830\" data-end=\"4837\">Reaksi:<\/p>\n<p data-start=\"4839\" data-end=\"4865\"><strong data-start=\"4839\" data-end=\"4865\">HCl + H\u2082O \u2192 H\u2083O\u207a + Cl\u207b<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4867\" data-end=\"5084\">Pada reaksi tersebut, HCl mendonorkan proton kepada air sehingga HCl merupakan asam dan Cl\u207b menjadi basa konjugasinya. Sebaliknya, H\u2082O menerima proton sehingga berperan sebagai basa dan H\u2083O\u207a menjadi asam konjugasinya.<\/p>\n<p data-start=\"5086\" data-end=\"5105\">Pasangan konjugasi:<\/p>\n<ul data-start=\"5107\" data-end=\"5131\">\n<li data-section-id=\"17xda7z\" data-start=\"5107\" data-end=\"5118\">HCl \u21c4 Cl\u207b<\/li>\n<li data-section-id=\"1pdnnfb\" data-start=\"5119\" data-end=\"5131\">H\u2082O \u21c4 H\u2083O\u207a<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"5133\" data-end=\"5136\" \/>\n<h3 data-section-id=\"1x22bxh\" data-start=\"5138\" data-end=\"5150\">Contoh 2<\/h3>\n<p data-start=\"5152\" data-end=\"5159\">Reaksi:<\/p>\n<p data-start=\"5161\" data-end=\"5187\"><strong data-start=\"5161\" data-end=\"5187\">NH\u2083 + H\u2082O \u21cc NH\u2084\u207a + OH\u207b<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5189\" data-end=\"5408\">NH\u2083 menerima proton dari air sehingga bertindak sebagai basa dan menghasilkan NH\u2084\u207a sebagai asam konjugasi. Di sisi lain, H\u2082O mendonorkan proton sehingga berperan sebagai asam dan menghasilkan OH\u207b sebagai basa konjugasi.<\/p>\n<p data-start=\"5410\" data-end=\"5429\">Pasangan konjugasi:<\/p>\n<ul data-start=\"5431\" data-end=\"5455\">\n<li data-section-id=\"1ltt905\" data-start=\"5431\" data-end=\"5442\">H\u2082O \u21c4 OH\u207b<\/li>\n<li data-section-id=\"srf4hd\" data-start=\"5443\" data-end=\"5455\">NH\u2083 \u21c4 NH\u2084\u207a<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"5457\" data-end=\"5460\" \/>\n<h3 data-section-id=\"1x22bxg\" data-start=\"5462\" data-end=\"5474\">Contoh 3<\/h3>\n<p data-start=\"5476\" data-end=\"5483\">Reaksi:<\/p>\n<p data-start=\"5485\" data-end=\"5519\"><strong data-start=\"5485\" data-end=\"5519\">CH\u2083COOH + H\u2082O \u21cc CH\u2083COO\u207b + H\u2083O\u207a<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5521\" data-end=\"5729\">Asam asetat (CH\u2083COOH) melepaskan proton sehingga berubah menjadi ion asetat (CH\u2083COO\u207b) sebagai basa konjugasi. Air menerima proton dan berubah menjadi ion hidronium (H\u2083O\u207a) yang berperan sebagai asam konjugasi.<\/p>\n<p data-start=\"5731\" data-end=\"5750\">Pasangan konjugasi:<\/p>\n<ul data-start=\"5752\" data-end=\"5784\">\n<li data-section-id=\"bc37a7\" data-start=\"5752\" data-end=\"5771\">CH\u2083COOH \u21c4 CH\u2083COO\u207b<\/li>\n<li data-section-id=\"1pdnnfb\" data-start=\"5772\" data-end=\"5784\">H\u2082O \u21c4 H\u2083O\u207a<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"5786\" data-end=\"5789\" \/>\n<h3 data-section-id=\"1x22bxf\" data-start=\"5791\" data-end=\"5803\">Contoh 4<\/h3>\n<p data-start=\"5805\" data-end=\"5812\">Reaksi:<\/p>\n<p data-start=\"5814\" data-end=\"5844\"><strong data-start=\"5814\" data-end=\"5844\">HCO\u2083\u207b + H\u2082O \u21cc CO\u2083\u00b2\u207b + H\u2083O\u207a<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5846\" data-end=\"6000\">Ion bikarbonat (HCO\u2083\u207b) mendonorkan proton kepada air sehingga berubah menjadi ion karbonat (CO\u2083\u00b2\u207b). Air menerima proton dan berubah menjadi ion hidronium.<\/p>\n<p data-start=\"6002\" data-end=\"6021\">Pasangan konjugasi:<\/p>\n<ul data-start=\"6023\" data-end=\"6051\">\n<li data-section-id=\"1jlbq46\" data-start=\"6023\" data-end=\"6038\">HCO\u2083\u207b \u21c4 CO\u2083\u00b2\u207b<\/li>\n<li data-section-id=\"1pdnnfb\" data-start=\"6039\" data-end=\"6051\">H\u2082O \u21c4 H\u2083O\u207a<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"6053\" data-end=\"6056\" \/>\n<h2 data-section-id=\"q5s89o\" data-start=\"6058\" data-end=\"6112\">Cara Cepat Menentukan Asam Basa Konjugasi pada Soal<\/h2>\n<p data-start=\"6114\" data-end=\"6237\">Ketika mengerjakan soal, terdapat beberapa cara praktis yang dapat digunakan agar lebih cepat menemukan pasangan konjugasi.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"bgbcpu\" data-start=\"6239\" data-end=\"6269\">Cari Perubahan Satu Proton<\/h3>\n<p data-start=\"6271\" data-end=\"6439\">Perhatikan zat yang kehilangan atau memperoleh satu atom hidrogen. Jika hanya terdapat selisih satu proton, kedua zat tersebut kemungkinan merupakan pasangan konjugasi.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"t603kr\" data-start=\"6441\" data-end=\"6466\">Perhatikan Muatan Ion<\/h3>\n<p data-start=\"6468\" data-end=\"6728\">Zat yang kehilangan proton akan mengalami penurunan muatan sebesar satu satuan, sedangkan zat yang menerima proton akan mengalami kenaikan muatan sebesar satu satuan. Perubahan muatan ini dapat menjadi petunjuk ketika jumlah atom hidrogen terlihat hampir sama.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"174sj58\" data-start=\"6730\" data-end=\"6772\">Identifikasi Donor dan Akseptor Proton<\/h3>\n<p data-start=\"6774\" data-end=\"6984\">Tentukan terlebih dahulu zat yang mendonorkan proton dan zat yang menerimanya. Setelah itu, pasangan konjugasi dapat ditemukan dengan mudah karena selalu berasal dari zat sebelum dan sesudah perpindahan proton.<\/p>\n<hr data-start=\"6986\" data-end=\"6989\" \/>\n<h2 data-section-id=\"2ixp6r\" data-start=\"6991\" data-end=\"7023\">Kesalahan yang Sering Terjadi<\/h2>\n<p data-start=\"7025\" data-end=\"7120\">Beberapa siswa masih sering melakukan kesalahan ketika menentukan pasangan asam basa konjugasi.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1nvx527\" data-start=\"7122\" data-end=\"7179\">Menganggap Semua Zat Mengandung Hidrogen sebagai Asam<\/h3>\n<p data-start=\"7181\" data-end=\"7457\">Tidak semua senyawa yang mengandung atom hidrogen bertindak sebagai asam. Peran suatu zat ditentukan oleh kemampuannya mendonorkan proton dalam reaksi tertentu. Oleh karena itu, suatu zat dapat bersifat asam pada satu reaksi, tetapi bertindak sebagai basa pada reaksi lainnya.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1ly0hol\" data-start=\"7459\" data-end=\"7484\">Salah Memasangkan Zat<\/h3>\n<p data-start=\"7486\" data-end=\"7730\">Pasangan konjugasi harus berasal dari zat yang sama sebelum dan sesudah terjadi perpindahan proton. Banyak siswa keliru memasangkan dua zat yang berbeda karena hanya melihat muatan atau jumlah atom hidrogen tanpa memperhatikan proses reaksinya.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1i2dopf\" data-start=\"7732\" data-end=\"7772\">Tidak Memperhatikan Perubahan Muatan<\/h3>\n<p data-start=\"7774\" data-end=\"7997\">Perubahan muatan merupakan petunjuk penting dalam menentukan pasangan konjugasi. Jika langkah ini diabaikan, kemungkinan besar pasangan yang dipilih menjadi tidak tepat meskipun jumlah atom hidrogennya terlihat hampir sama.<\/p>\n<hr data-start=\"7999\" data-end=\"8002\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"8004\" data-end=\"8017\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"8019\" data-end=\"8413\"><strong data-start=\"8019\" data-end=\"8058\">Cara menentukan asam basa konjugasi<\/strong> dapat dilakukan dengan mengidentifikasi zat yang mendonorkan proton sebagai asam dan zat yang menerima proton sebagai basa. Setelah proton berpindah, asam akan berubah menjadi basa konjugasi, sedangkan basa akan berubah menjadi asam konjugasi. Pasangan tersebut selalu berbeda satu proton dan biasanya juga mengalami perubahan muatan sebesar satu satuan.<\/p>\n<p data-start=\"8415\" data-end=\"8689\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan memahami pengertian, langkah-langkah, rumus sederhana, serta berbagai contoh <strong data-start=\"8499\" data-end=\"8538\">cara menentukan asam basa konjugasi<\/strong>, siswa akan lebih mudah menganalisis reaksi Br\u00f8nsted-Lowry dan menyelesaikan soal-soal kimia yang berkaitan dengan asam, basa, dan pasangan konjugasi.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumah Pintar \u2013 Cara menentukan asam basa konjugasi merupakan salah satu materi penting dalam Kimia SMA kelas 12 yang berkaitan dengan teori asam basa Br\u00f8nsted-Lowry. Dalam teori ini, setiap asam yang melepaskan proton (H\u207a) akan berubah menjadi basa konjugasi, sedangkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2915,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[258,304,36],"tags":[],"class_list":["post-2868","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-kelas-12","category-konsep-dan-pelajaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2868"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2868\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2918,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2868\/revisions\/2918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}