{"id":2584,"date":"2026-06-27T05:03:54","date_gmt":"2026-06-27T05:03:54","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/?p=2584"},"modified":"2026-07-19T19:25:10","modified_gmt":"2026-07-19T19:25:10","slug":"apa-itu-massa-jenis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/apa-itu-massa-jenis\/","title":{"rendered":"Apa Itu Massa Jenis? Pengertian, Rumus, Satuan, Faktor yang Memengaruhi, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"278\" data-end=\"700\"><strong data-start=\"259\" data-end=\"278\"><b><a href=\"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\">Blog Rumah Pintar<\/a><\/b> \u2013\u00a0<\/strong>Saat memasukkan kayu ke dalam air, kayu akan mengapung. Sebaliknya, batu langsung tenggelam meskipun ukurannya lebih kecil. Peristiwa tersebut terjadi karena setiap benda memiliki <strong data-start=\"458\" data-end=\"473\">massa jenis<\/strong> yang berbeda.<\/p>\n<p data-start=\"278\" data-end=\"700\">Oleh karena itu, memahami <strong data-start=\"514\" data-end=\"537\">apa itu massa jenis<\/strong> akan membantu sahabat rumah pintar mengetahui mengapa suatu benda dapat mengapung, melayang, atau tenggelam serta memahami materi pengukuran dalam IPA dan Fisika.<\/p>\n<hr data-start=\"702\" data-end=\"705\" \/>\n<h2 data-section-id=\"wei22c\" data-start=\"707\" data-end=\"730\">Apa Itu Massa Jenis?<\/h2>\n<p data-start=\"732\" data-end=\"960\">Mengutip <a href=\"https:\/\/www.britannica.com\/science\/density\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ensiklopedia Sains Britanica<\/a>, pengertian massa jenis adalah <strong data-start=\"751\" data-end=\"841\">besaran turunan yang menyatakan perbandingan antara massa suatu benda dengan volumenya<\/strong>. Dengan kata lain, massa jenis menunjukkan seberapa banyak massa yang terdapat dalam setiap satuan volume suatu benda.<\/p>\n<p data-start=\"962\" data-end=\"1265\">Semakin besar massa yang dimiliki suatu benda pada volume yang sama, semakin besar pula massa jenisnya. Sebaliknya, apabila dua benda memiliki massa yang sama tetapi volumenya berbeda, benda dengan volume yang lebih kecil akan memiliki massa jenis yang lebih besar karena materi penyusunnya lebih rapat.<\/p>\n<p data-start=\"1267\" data-end=\"1508\">Massa jenis menjadi salah satu besaran yang sangat penting dalam ilmu fisika karena digunakan untuk mengidentifikasi jenis suatu zat, menentukan kemurnian bahan, hingga menjelaskan berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<hr data-start=\"1510\" data-end=\"1513\" \/>\n<h2 data-section-id=\"11knq73\" data-start=\"1515\" data-end=\"1535\">Rumus Massa Jenis<\/h2>\n<p data-start=\"1537\" data-end=\"1623\">Hubungan antara massa, volume, dan massa jenis dapat dijelaskan melalui rumus berikut.<\/p>\n<p data-start=\"1720\" data-end=\"1733\"><strong data-start=\"1720\" data-end=\"1733\">\u03c1 = m \/ V<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1735\" data-end=\"1746\">Keterangan:<\/p>\n<ul data-start=\"1748\" data-end=\"1823\">\n<li data-section-id=\"r6si7h\" data-start=\"1748\" data-end=\"1776\"><strong data-start=\"1750\" data-end=\"1761\">\u03c1 (rho)<\/strong> = massa jenis;<\/li>\n<li data-section-id=\"npdleq\" data-start=\"1777\" data-end=\"1799\"><strong data-start=\"1779\" data-end=\"1784\">m<\/strong> = massa benda;<\/li>\n<li data-section-id=\"1h4yi3t\" data-start=\"1800\" data-end=\"1823\"><strong data-start=\"1802\" data-end=\"1807\">V<\/strong> = volume benda.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1825\" data-end=\"2080\">Melalui rumus tersebut dapat diketahui bahwa massa jenis diperoleh dengan membagi massa suatu benda terhadap volumenya. Rumus ini banyak digunakan dalam berbagai perhitungan fisika maupun percobaan di laboratorium untuk menentukan karakteristik suatu zat.<\/p>\n<hr data-start=\"2082\" data-end=\"2085\" \/>\n<h2 data-section-id=\"19t3jtb\" data-start=\"2087\" data-end=\"2108\">Satuan Massa Jenis<\/h2>\n<h3 data-section-id=\"to04ox\" data-start=\"2110\" data-end=\"2159\">Satuan Massa Jenis dalam Sistem Internasional<\/h3>\n<p data-start=\"2161\" data-end=\"2406\">Dalam Sistem Internasional (SI), massa jenis memiliki satuan <strong data-start=\"2222\" data-end=\"2258\">kilogram per meter kubik (kg\/m\u00b3)<\/strong>. Satuan ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah, dunia industri, maupun kegiatan pembelajaran karena telah menjadi standar internasional.<\/p>\n<p data-start=\"2408\" data-end=\"2586\">Sebagai contoh, air murni memiliki massa jenis sekitar <strong data-start=\"2463\" data-end=\"2478\">1.000 kg\/m\u00b3<\/strong> pada suhu 4\u00b0C. Nilai tersebut sering dijadikan acuan ketika membandingkan massa jenis berbagai zat lainnya.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"l7a6q5\" data-start=\"2588\" data-end=\"2632\">Satuan Massa Jenis yang Sering Digunakan<\/h3>\n<p data-start=\"2634\" data-end=\"2877\">Selain kilogram per meter kubik, massa jenis juga sering dinyatakan dalam satuan <strong data-start=\"2715\" data-end=\"2752\">gram per sentimeter kubik (g\/cm\u00b3)<\/strong>. Satuan ini banyak digunakan pada praktikum IPA maupun Kimia karena lebih mudah digunakan untuk benda-benda berukuran kecil.<\/p>\n<p data-start=\"2879\" data-end=\"3071\">Hubungan kedua satuan tersebut adalah <strong data-start=\"2917\" data-end=\"2942\">1 g\/cm\u00b3 = 1.000 kg\/m\u00b3<\/strong>. Oleh karena itu, sahabat rumah pintar perlu memahami cara mengubah satuan agar tidak mengalami kesulitan saat mengerjakan soal.<\/p>\n<hr data-start=\"3073\" data-end=\"3076\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1h5j349\" data-start=\"3078\" data-end=\"3116\">Faktor yang Memengaruhi Massa Jenis<\/h2>\n<h3 data-section-id=\"dqkt1g\" data-start=\"3118\" data-end=\"3144\">Massa dan Volume Benda<\/h3>\n<p data-start=\"3146\" data-end=\"3327\">Massa jenis dipengaruhi oleh hubungan antara massa dan volume suatu benda. Semakin besar massa yang dimiliki suatu benda dengan volume yang tetap, semakin besar pula massa jenisnya.<\/p>\n<p data-start=\"3329\" data-end=\"3540\">Sebaliknya, apabila volume suatu benda bertambah tanpa diikuti peningkatan massa, massa jenisnya akan berkurang. Hubungan inilah yang menjadi dasar penggunaan rumus massa jenis dalam berbagai perhitungan fisika.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1i6jcwd\" data-start=\"3542\" data-end=\"3564\">Jenis Zat Penyusun<\/h3>\n<p data-start=\"3566\" data-end=\"3767\">Setiap zat memiliki susunan partikel yang berbeda sehingga massa jenisnya juga berbeda. Besi, aluminium, kayu, air, dan minyak memiliki massa jenis yang tidak sama meskipun volumenya dapat dibuat sama.<\/p>\n<p data-start=\"3769\" data-end=\"3930\">Perbedaan tersebut disebabkan oleh kerapatan partikel penyusun masing-masing zat. Semakin rapat susunan partikelnya, semakin besar pula massa jenis zat tersebut.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"yno6xp\" data-start=\"3932\" data-end=\"3940\">Suhu<\/h3>\n<p data-start=\"3942\" data-end=\"4115\">Suhu juga dapat memengaruhi massa jenis suatu zat, terutama zat cair dan gas. Ketika suhu meningkat, sebagian besar zat akan mengalami pemuaian sehingga volumenya bertambah.<\/p>\n<p data-start=\"4117\" data-end=\"4278\">Karena volumenya bertambah sementara massanya tetap, massa jenis zat tersebut akan menurun. Itulah sebabnya massa jenis air dapat berubah pada suhu yang berbeda.<\/p>\n<hr data-start=\"4280\" data-end=\"4283\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1j1shjo\" data-start=\"4285\" data-end=\"4319\">Contoh Massa Jenis Berbagai Zat<\/h2>\n<p data-start=\"4321\" data-end=\"4455\">Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda-beda. Berikut beberapa contoh massa jenis yang sering dijadikan acuan dalam pembelajaran.<\/p>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"4457\" data-end=\"4647\">\n<thead data-start=\"4457\" data-end=\"4486\">\n<tr data-start=\"4457\" data-end=\"4486\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"4457\" data-end=\"4463\" data-col-size=\"sm\">Zat<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"4463\" data-end=\"4486\" data-col-size=\"sm\">Massa Jenis (kg\/m\u00b3)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"4518\" data-end=\"4647\">\n<tr data-start=\"4518\" data-end=\"4533\">\n<td data-start=\"4518\" data-end=\"4524\" data-col-size=\"sm\">Air<\/td>\n<td data-start=\"4524\" data-end=\"4533\" data-col-size=\"sm\">1.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4534\" data-end=\"4546\">\n<td data-start=\"4534\" data-end=\"4539\" data-col-size=\"sm\">Es<\/td>\n<td data-start=\"4539\" data-end=\"4546\" data-col-size=\"sm\">917<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4547\" data-end=\"4570\">\n<td data-start=\"4547\" data-end=\"4563\" data-col-size=\"sm\">Minyak goreng<\/td>\n<td data-start=\"4563\" data-end=\"4570\" data-col-size=\"sm\">900<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4571\" data-end=\"4592\">\n<td data-start=\"4571\" data-end=\"4583\" data-col-size=\"sm\">Aluminium<\/td>\n<td data-start=\"4583\" data-end=\"4592\" data-col-size=\"sm\">2.700<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4593\" data-end=\"4609\">\n<td data-start=\"4593\" data-end=\"4600\" data-col-size=\"sm\">Besi<\/td>\n<td data-start=\"4600\" data-end=\"4609\" data-col-size=\"sm\">7.870<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4610\" data-end=\"4629\">\n<td data-start=\"4610\" data-end=\"4620\" data-col-size=\"sm\">Tembaga<\/td>\n<td data-start=\"4620\" data-end=\"4629\" data-col-size=\"sm\">8.960<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4630\" data-end=\"4647\">\n<td data-start=\"4630\" data-end=\"4637\" data-col-size=\"sm\">Emas<\/td>\n<td data-start=\"4637\" data-end=\"4647\" data-col-size=\"sm\">19.300<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-start=\"4649\" data-end=\"4889\">Dari tabel tersebut terlihat bahwa emas memiliki massa jenis yang jauh lebih besar daripada aluminium maupun air. Hal ini menunjukkan bahwa partikel penyusun emas tersusun lebih rapat sehingga massa pada setiap satuan volumenya lebih besar.<\/p>\n<hr data-start=\"4891\" data-end=\"4894\" \/>\n<h2 data-section-id=\"rqjikq\" data-start=\"4896\" data-end=\"4926\">Cara Menghitung Massa Jenis<\/h2>\n<h3 data-section-id=\"1nf2mr3\" data-start=\"4928\" data-end=\"4954\">Menentukan Massa Benda<\/h3>\n<p data-start=\"4956\" data-end=\"5136\">Langkah pertama adalah mengukur massa benda menggunakan neraca atau timbangan. Hasil pengukuran tersebut kemudian dicatat sesuai satuan yang digunakan, misalnya kilogram atau gram.<\/p>\n<p data-start=\"5138\" data-end=\"5266\">Pengukuran massa harus dilakukan dengan teliti karena kesalahan kecil pada massa akan memengaruhi hasil perhitungan massa jenis.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1p5y6gq\" data-start=\"5268\" data-end=\"5293\">Mengukur Volume Benda<\/h3>\n<p data-start=\"5295\" data-end=\"5570\">Setelah mengetahui massa, langkah berikutnya adalah menentukan volume benda. Untuk benda yang bentuknya beraturan, volume dapat dihitung menggunakan rumus geometri, sedangkan benda yang bentuknya tidak beraturan dapat diukur menggunakan metode pencelupan ke dalam gelas ukur.<\/p>\n<p data-start=\"5572\" data-end=\"5719\">Metode tersebut memanfaatkan perubahan volume air ketika benda dimasukkan ke dalam wadah sehingga volume benda dapat diketahui dengan lebih akurat.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1l6uoas\" data-start=\"5721\" data-end=\"5754\">Menggunakan Rumus Massa Jenis<\/h3>\n<p data-start=\"5756\" data-end=\"5845\">Apabila massa dan volume telah diketahui, keduanya dimasukkan ke dalam rumus massa jenis.<\/p>\n<p data-start=\"5847\" data-end=\"5863\"><strong data-start=\"5847\" data-end=\"5863\">Contoh soal:<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5865\" data-end=\"5977\">Sebuah benda memiliki massa <strong data-start=\"5893\" data-end=\"5907\">2 kilogram<\/strong> dan volume <strong data-start=\"5919\" data-end=\"5938\">0,5 meter kubik<\/strong>. Berapakah massa jenis benda tersebut?<\/p>\n<p data-start=\"5979\" data-end=\"5996\"><strong data-start=\"5979\" data-end=\"5996\">Penyelesaian:<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5998\" data-end=\"6007\">\u03c1 = m \u00f7 V<\/p>\n<p data-start=\"6009\" data-end=\"6020\">\u03c1 = 2 \u00f7 0,5<\/p>\n<p data-start=\"6022\" data-end=\"6037\">\u03c1 = <strong data-start=\"6026\" data-end=\"6037\">4 kg\/m\u00b3<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"6039\" data-end=\"6102\">Dengan demikian, massa jenis benda tersebut adalah <strong data-start=\"6090\" data-end=\"6101\">4 kg\/m\u00b3<\/strong>.<\/p>\n<hr data-start=\"6104\" data-end=\"6107\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1x33j\" data-start=\"6109\" data-end=\"6168\">Contoh Penerapan Massa Jenis dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/h2>\n<p data-start=\"6170\" data-end=\"6497\">Massa jenis dapat dijumpai dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Kapal laut yang terbuat dari baja dapat mengapung karena bentuk lambungnya membuat massa jenis rata-rata kapal lebih kecil daripada massa jenis air. Sebaliknya, paku yang terbuat dari baja akan tenggelam karena memiliki massa jenis yang lebih besar daripada air.<\/p>\n<p data-start=\"6499\" data-end=\"6799\">Contoh lainnya dapat ditemukan saat minyak goreng dituangkan ke dalam air. Minyak akan berada di permukaan karena massa jenisnya lebih kecil dibandingkan massa jenis air. Prinsip yang sama juga digunakan dalam pembuatan balon udara, kapal selam, hidrometer, hingga berbagai alat ukur di laboratorium.<\/p>\n<hr data-start=\"6801\" data-end=\"6804\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1as4e3j\" data-start=\"6806\" data-end=\"6840\">Perbedaan Massa Jenis dan Massa<\/h2>\n<p data-start=\"6842\" data-end=\"6972\">Banyak siswa masih menganggap massa dan massa jenis merupakan konsep yang sama, padahal keduanya memiliki pengertian yang berbeda.<\/p>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"6974\" data-end=\"7304\">\n<thead data-start=\"6974\" data-end=\"7005\">\n<tr data-start=\"6974\" data-end=\"7005\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"6974\" data-end=\"6982\" data-col-size=\"sm\">Aspek<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"6982\" data-end=\"6990\" data-col-size=\"sm\">Massa<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"6990\" data-end=\"7005\" data-col-size=\"sm\">Massa Jenis<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"7040\" data-end=\"7304\">\n<tr data-start=\"7040\" data-end=\"7130\">\n<td data-start=\"7040\" data-end=\"7053\" data-col-size=\"sm\">Pengertian<\/td>\n<td data-start=\"7053\" data-end=\"7090\" data-col-size=\"sm\">Banyaknya materi dalam suatu benda<\/td>\n<td data-start=\"7090\" data-end=\"7130\" data-col-size=\"sm\">Perbandingan antara massa dan volume<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"7131\" data-end=\"7156\">\n<td data-start=\"7131\" data-end=\"7141\" data-col-size=\"sm\">Lambang<\/td>\n<td data-start=\"7141\" data-end=\"7145\" data-col-size=\"sm\">m<\/td>\n<td data-start=\"7145\" data-end=\"7156\" data-col-size=\"sm\">\u03c1 (rho)<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"7157\" data-end=\"7221\">\n<td data-start=\"7157\" data-end=\"7169\" data-col-size=\"sm\">Satuan SI<\/td>\n<td data-start=\"7169\" data-end=\"7185\" data-col-size=\"sm\">kilogram (kg)<\/td>\n<td data-start=\"7185\" data-end=\"7221\" data-col-size=\"sm\">kilogram per meter kubik (kg\/m\u00b3)<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"7222\" data-end=\"7257\">\n<td data-start=\"7222\" data-end=\"7243\" data-col-size=\"sm\">Dipengaruhi Volume<\/td>\n<td data-start=\"7243\" data-end=\"7251\" data-col-size=\"sm\">Tidak<\/td>\n<td data-start=\"7251\" data-end=\"7257\" data-col-size=\"sm\">Ya<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"7258\" data-end=\"7304\">\n<td data-start=\"7258\" data-end=\"7269\" data-col-size=\"sm\">Termasuk<\/td>\n<td data-start=\"7269\" data-end=\"7285\" data-col-size=\"sm\">Besaran pokok<\/td>\n<td data-start=\"7285\" data-end=\"7304\" data-col-size=\"sm\">Besaran turunan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-start=\"7306\" data-end=\"7473\">Dengan memahami perbedaan tersebut, sahabat rumah pintar akan lebih mudah menentukan kapan menggunakan massa dan kapan menggunakan massa jenis dalam suatu perhitungan.<\/p>\n<hr data-start=\"7475\" data-end=\"7478\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"7480\" data-end=\"7493\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"7495\" data-end=\"7989\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Jadi, apa itu massa jenis? Massa jenis adalah besaran turunan yang menyatakan perbandingan antara massa suatu benda dengan volumenya. Besaran ini memiliki satuan SI kilogram per meter kubik (kg\/m\u00b3) dan digunakan untuk mengetahui tingkat kerapatan suatu zat.<\/p>\n<p data-start=\"7495\" data-end=\"7989\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan memahami apa itu massa jenis, sahabat rumah pintar akan lebih mudah menjelaskan berbagai peristiwa, seperti benda yang mengapung atau tenggelam, sekaligus menyelesaikan soal-soal IPA dan Fisika yang berkaitan dengan pengukuran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blog Rumah Pintar \u2013\u00a0Saat memasukkan kayu ke dalam air, kayu akan mengapung. Sebaliknya, batu langsung tenggelam meskipun ukurannya lebih kecil. Peristiwa tersebut terjadi karena setiap benda memiliki massa jenis yang berbeda. Oleh karena itu, memahami apa itu massa jenis akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2586,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[291,256,36],"tags":[],"class_list":["post-2584","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika-kelas-7","category-fisika","category-konsep-dan-pelajaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2584","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2584"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2584\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2587,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2584\/revisions\/2587"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2584"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2584"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2584"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}