{"id":2575,"date":"2026-06-27T09:30:31","date_gmt":"2026-06-27T09:30:31","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/?p=2575"},"modified":"2026-07-19T20:39:53","modified_gmt":"2026-07-19T20:39:53","slug":"keuntungan-mekanis-roda-berporos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/keuntungan-mekanis-roda-berporos\/","title":{"rendered":"Keuntungan Mekanis Roda Berporos: Pengertian, Rumus, Cara Menghitung, Contoh Soal, dan Penerapannya"},"content":{"rendered":"<div class=\"qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot\">\n<div class=\"\" data-turn-id-container=\"request-6a4d3a35-bc98-83ec-ad5a-f4f1bb40b939-5\" data-is-intersecting=\"true\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-6a4d3a35-bc98-83ec-ad5a-f4f1bb40b939-5\" data-turn-id-container=\"request-6a4d3a35-bc98-83ec-ad5a-f4f1bb40b939-5\" data-testid=\"conversation-turn-62\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-15 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"0249c77b-31cf-4d49-9f6f-d3092bc7ba8e\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling\">\n<p data-start=\"305\" data-end=\"775\"><strong data-start=\"259\" data-end=\"278\"><b><a href=\"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\">Blog Rumah Pintar<\/a><\/b> \u2013\u00a0\u00a0<\/strong>Saat sahabat rumah pintar membuka pintu menggunakan gagang pintu, memutar setir mobil, atau mengayuh sepeda, sebenarnya sedang memanfaatkan keuntungan mekanis roda berporos.<\/p>\n<p data-start=\"305\" data-end=\"775\">Alat-alat tersebut menggunakan prinsip pesawat sederhana yang membuat gaya yang dikeluarkan menjadi lebih kecil sehingga pekerjaan terasa lebih mudah. Oleh karena itu, memahami keuntungan mekanis roda berporos menjadi bagian penting dalam materi pesawat sederhana pada Fisika SMP Kelas 8.<\/p>\n<hr data-start=\"777\" data-end=\"780\" \/>\n<h2 data-section-id=\"13mi8ji\" data-start=\"782\" data-end=\"807\">Apa Itu Roda Berporos?<\/h2>\n<p data-start=\"809\" data-end=\"1068\">Roda berporos adalah pesawat sederhana yang terdiri atas sebuah roda berukuran besar yang dihubungkan dengan poros atau sumbu yang lebih kecil di bagian tengahnya. Ketika roda diputar, poros ikut berputar sehingga gaya dapat diteruskan dengan lebih mudah.<\/p>\n<p data-start=\"1070\" data-end=\"1344\">Prinsip kerja roda berporos adalah memperbesar momen gaya atau torsi. Semakin besar ukuran roda dibandingkan porosnya, semakin kecil gaya yang diperlukan untuk memutar poros tersebut. Oleh sebab itu, roda berporos banyak digunakan pada berbagai alat yang memerlukan putaran.<\/p>\n<hr data-start=\"1346\" data-end=\"1349\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1xko3zu\" data-start=\"1351\" data-end=\"1395\">Apa Itu Keuntungan Mekanis Roda Berporos?<\/h2>\n<p data-start=\"1397\" data-end=\"1566\">Keuntungan mekanis roda berporos adalah <strong data-start=\"1437\" data-end=\"1565\">perbandingan yang menunjukkan kemampuan roda berporos dalam memperkecil gaya yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1568\" data-end=\"1750\">Semakin besar keuntungan mekanis suatu roda berporos, semakin ringan gaya yang harus diberikan. Nilai keuntungan mekanis dipengaruhi oleh ukuran roda dan ukuran poros yang digunakan.<\/p>\n<hr data-start=\"1752\" data-end=\"1755\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1vzguj5\" data-start=\"1757\" data-end=\"1798\">Rumus Keuntungan Mekanis Roda Berporos<\/h2>\n<p data-start=\"1800\" data-end=\"1911\">Keuntungan mekanis roda berporos dihitung berdasarkan perbandingan jari-jari atau diameter roda terhadap poros.<\/p>\n<p data-start=\"1913\" data-end=\"1955\">Rumus yang paling sering digunakan adalah:<\/p>\n<p data-start=\"1957\" data-end=\"1982\"><strong data-start=\"1957\" data-end=\"1982\">KM = r roda \u00f7 r poros<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1984\" data-end=\"1995\">Keterangan:<\/p>\n<ul data-start=\"1997\" data-end=\"2088\">\n<li data-section-id=\"ha7q53\" data-start=\"1997\" data-end=\"2026\"><strong data-start=\"1999\" data-end=\"2005\">KM<\/strong> = keuntungan mekanis<\/li>\n<li data-section-id=\"6ejcqy\" data-start=\"2027\" data-end=\"2056\"><strong data-start=\"2029\" data-end=\"2039\">r roda<\/strong> = jari-jari roda<\/li>\n<li data-section-id=\"qoafd6\" data-start=\"2057\" data-end=\"2088\"><strong data-start=\"2059\" data-end=\"2070\">r poros<\/strong> = jari-jari poros<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2090\" data-end=\"2147\">Apabila yang diketahui adalah diameter, rumusnya menjadi:<\/p>\n<p data-start=\"2149\" data-end=\"2174\"><strong data-start=\"2149\" data-end=\"2174\">KM = d roda \u00f7 d poros<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"2176\" data-end=\"2187\">Keterangan:<\/p>\n<ul data-start=\"2189\" data-end=\"2248\">\n<li data-section-id=\"fvdmuu\" data-start=\"2189\" data-end=\"2217\"><strong data-start=\"2191\" data-end=\"2201\">d roda<\/strong> = diameter roda<\/li>\n<li data-section-id=\"154pxqu\" data-start=\"2218\" data-end=\"2248\"><strong data-start=\"2220\" data-end=\"2231\">d poros<\/strong> = diameter poros<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2250\" data-end=\"2366\">Karena diameter selalu dua kali jari-jari, hasil perhitungannya akan tetap sama selama menggunakan satuan yang sama.<\/p>\n<hr data-start=\"2368\" data-end=\"2371\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1inw70r\" data-start=\"2373\" data-end=\"2430\">Bagaimana Cara Kerja Keuntungan Mekanis Roda Berporos?<\/h2>\n<p data-start=\"2432\" data-end=\"2651\">Ketika roda yang berukuran besar diputar, gaya yang diberikan akan diteruskan menuju poros yang berukuran lebih kecil. Perbedaan ukuran tersebut menyebabkan gaya yang dibutuhkan untuk memutar poros menjadi lebih ringan.<\/p>\n<p data-start=\"2653\" data-end=\"2915\">Semakin besar perbandingan ukuran roda terhadap poros, semakin besar pula keuntungan mekanis yang diperoleh. Oleh karena itu, banyak alat dirancang menggunakan roda yang jauh lebih besar daripada porosnya agar pengguna tidak perlu mengeluarkan tenaga yang besar.<\/p>\n<hr data-start=\"2917\" data-end=\"2920\" \/>\n<h2 data-section-id=\"lrwnev\" data-start=\"2922\" data-end=\"2981\">Faktor yang Memengaruhi Keuntungan Mekanis Roda Berporos<\/h2>\n<h3 data-section-id=\"12qt977\" data-start=\"2983\" data-end=\"3001\">Jari-Jari Roda<\/h3>\n<p data-start=\"3003\" data-end=\"3157\">Ukuran roda menjadi faktor utama yang memengaruhi keuntungan mekanis. Semakin besar jari-jari roda, semakin besar pula keuntungan mekanis yang dihasilkan.<\/p>\n<p data-start=\"3159\" data-end=\"3270\">Akibatnya, gaya yang diperlukan untuk memutar poros menjadi lebih kecil sehingga pekerjaan terasa lebih ringan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1z0hfh6\" data-start=\"3272\" data-end=\"3291\">Jari-Jari Poros<\/h3>\n<p data-start=\"3293\" data-end=\"3434\">Ukuran poros juga memengaruhi nilai keuntungan mekanis. Semakin kecil jari-jari poros, semakin besar nilai keuntungan mekanis yang diperoleh.<\/p>\n<p data-start=\"3436\" data-end=\"3561\">Sebaliknya, apabila poros semakin besar, keuntungan mekanis akan berkurang sehingga gaya yang diperlukan menjadi lebih besar.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"190gq1f\" data-start=\"3563\" data-end=\"3601\">Perbandingan Ukuran Roda dan Poros<\/h3>\n<p data-start=\"3603\" data-end=\"3737\">Yang menentukan besar kecilnya keuntungan mekanis bukan hanya ukuran roda atau poros secara terpisah, melainkan perbandingan keduanya.<\/p>\n<p data-start=\"3739\" data-end=\"3915\">Apabila roda berukuran jauh lebih besar daripada poros, keuntungan mekanis akan meningkat. Sebaliknya, jika ukuran roda dan poros hampir sama, keuntungan mekanis menjadi kecil.<\/p>\n<hr data-start=\"3917\" data-end=\"3920\" \/>\n<h2 data-section-id=\"2lb0kd\" data-start=\"3922\" data-end=\"3969\">Contoh Soal Keuntungan Mekanis Roda Berporos<\/h2>\n<h3 data-section-id=\"elrr4n\" data-start=\"3971\" data-end=\"3988\">Contoh Soal 1<\/h3>\n<p data-start=\"3990\" data-end=\"4108\">Sebuah roda berporos memiliki jari-jari roda <strong data-start=\"4035\" data-end=\"4044\">40 cm<\/strong> dan jari-jari poros <strong data-start=\"4065\" data-end=\"4074\">10 cm<\/strong>. Berapakah keuntungan mekanisnya?<\/p>\n<p data-start=\"4110\" data-end=\"4124\"><strong data-start=\"4110\" data-end=\"4124\">Diketahui:<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"4126\" data-end=\"4160\">\n<li data-section-id=\"1f0dt5h\" data-start=\"4126\" data-end=\"4142\">r roda = 40 cm<\/li>\n<li data-section-id=\"1tqbddl\" data-start=\"4143\" data-end=\"4160\">r poros = 10 cm<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4162\" data-end=\"4179\"><strong data-start=\"4162\" data-end=\"4179\">Penyelesaian:<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4181\" data-end=\"4202\">KM = r roda \u00f7 r poros<\/p>\n<p data-start=\"4204\" data-end=\"4216\">KM = 40 \u00f7 10<\/p>\n<p data-start=\"4218\" data-end=\"4228\"><strong data-start=\"4218\" data-end=\"4228\">KM = 4<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4230\" data-end=\"4411\">Artinya, roda berporos tersebut memiliki keuntungan mekanis sebesar <strong data-start=\"4298\" data-end=\"4303\">4<\/strong> sehingga gaya yang diperlukan menjadi empat kali lebih ringan dibandingkan tanpa menggunakan roda berporos.<\/p>\n<hr data-start=\"4413\" data-end=\"4416\" \/>\n<h3 data-section-id=\"elrr4k\" data-start=\"4418\" data-end=\"4435\">Contoh Soal 2<\/h3>\n<p data-start=\"4437\" data-end=\"4569\">Sebuah roda memiliki diameter <strong data-start=\"4467\" data-end=\"4476\">60 cm<\/strong>, sedangkan diameter porosnya <strong data-start=\"4506\" data-end=\"4515\">15 cm<\/strong>. Berapakah keuntungan mekanis roda berporos tersebut?<\/p>\n<p data-start=\"4571\" data-end=\"4585\"><strong data-start=\"4571\" data-end=\"4585\">Diketahui:<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"4587\" data-end=\"4621\">\n<li data-section-id=\"l0th1d\" data-start=\"4587\" data-end=\"4603\">d roda = 60 cm<\/li>\n<li data-section-id=\"1ia7rka\" data-start=\"4604\" data-end=\"4621\">d poros = 15 cm<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4623\" data-end=\"4640\"><strong data-start=\"4623\" data-end=\"4640\">Penyelesaian:<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4642\" data-end=\"4663\">KM = d roda \u00f7 d poros<\/p>\n<p data-start=\"4665\" data-end=\"4677\">KM = 60 \u00f7 15<\/p>\n<p data-start=\"4679\" data-end=\"4689\"><strong data-start=\"4679\" data-end=\"4689\">KM = 4<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4691\" data-end=\"4752\">Jadi, keuntungan mekanis roda berporos tersebut adalah <strong data-start=\"4746\" data-end=\"4751\">4<\/strong>.<\/p>\n<hr data-start=\"4754\" data-end=\"4757\" \/>\n<h2 data-section-id=\"cozqfr\" data-start=\"4759\" data-end=\"4810\">Contoh Roda Berporos dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/h2>\n<p data-start=\"4812\" data-end=\"4917\">Roda berporos banyak ditemukan pada berbagai alat yang digunakan setiap hari. Berikut beberapa contohnya.<\/p>\n<ul data-start=\"4919\" data-end=\"5049\">\n<li data-section-id=\"1rreeb3\" data-start=\"4919\" data-end=\"4933\">setir mobil;<\/li>\n<li data-section-id=\"pwiv2k\" data-start=\"4934\" data-end=\"4949\">gagang pintu;<\/li>\n<li data-section-id=\"7vggje\" data-start=\"4950\" data-end=\"4962\">keran air;<\/li>\n<li data-section-id=\"18vmxxu\" data-start=\"4963\" data-end=\"4971\">obeng;<\/li>\n<li data-section-id=\"1hrjqtp\" data-start=\"4972\" data-end=\"4986\">roda sepeda;<\/li>\n<li data-section-id=\"1d662av\" data-start=\"4987\" data-end=\"5007\">roda kemudi kapal;<\/li>\n<li data-section-id=\"1d47nto\" data-start=\"5008\" data-end=\"5023\">roda gerobak;<\/li>\n<li data-section-id=\"1gxx7lw\" data-start=\"5024\" data-end=\"5049\">penggiling tradisional.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"5051\" data-end=\"5162\">Semua alat tersebut memanfaatkan perbedaan ukuran roda dan poros agar gaya yang diperlukan menjadi lebih kecil.<\/p>\n<hr data-start=\"5164\" data-end=\"5167\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1b4mxda\" data-start=\"5169\" data-end=\"5228\">Perbedaan Roda Berporos dengan Pesawat Sederhana Lainnya<\/h2>\n<p data-start=\"5230\" data-end=\"5380\">Pesawat sederhana terdiri atas beberapa jenis, seperti tuas, katrol, bidang miring, dan roda berporos. Masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda.<\/p>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"5382\" data-end=\"5865\">\n<thead data-start=\"5382\" data-end=\"5441\">\n<tr data-start=\"5382\" data-end=\"5441\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"5382\" data-end=\"5402\" data-col-size=\"sm\">Pesawat Sederhana<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"5402\" data-end=\"5431\" data-col-size=\"md\">Cara Mempermudah Pekerjaan<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"5431\" data-end=\"5441\" data-col-size=\"sm\">Contoh<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"5503\" data-end=\"5865\">\n<tr data-start=\"5503\" data-end=\"5574\">\n<td data-start=\"5503\" data-end=\"5510\" data-col-size=\"sm\">Tuas<\/td>\n<td data-start=\"5510\" data-end=\"5554\" data-col-size=\"md\">Memanfaatkan titik tumpu dan lengan kuasa<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"5554\" data-end=\"5574\">Linggis, gunting<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5575\" data-end=\"5651\">\n<td data-start=\"5575\" data-end=\"5584\" data-col-size=\"sm\">Katrol<\/td>\n<td data-start=\"5584\" data-end=\"5627\" data-col-size=\"md\">Mengubah arah gaya atau memperkecil gaya<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"5627\" data-end=\"5651\">Tiang bendera, crane<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5652\" data-end=\"5758\">\n<td data-start=\"5652\" data-end=\"5668\" data-col-size=\"sm\">Bidang Miring<\/td>\n<td data-start=\"5668\" data-end=\"5719\" data-col-size=\"md\">Memperpanjang lintasan sehingga gaya lebih kecil<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"5719\" data-end=\"5758\">Jalan tanjakan, papan pemuat barang<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5759\" data-end=\"5865\">\n<td data-start=\"5759\" data-end=\"5775\" data-col-size=\"sm\">Roda Berporos<\/td>\n<td data-start=\"5775\" data-end=\"5825\" data-col-size=\"md\">Memanfaatkan perbandingan ukuran roda dan poros<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"5825\" data-end=\"5865\">Setir mobil, gagang pintu, keran air<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-start=\"5867\" data-end=\"6061\">Melalui tabel tersebut, sahabat rumah pintar dapat memahami bahwa setiap pesawat sederhana memiliki prinsip kerja yang berbeda meskipun tujuan utamanya sama, yaitu mempermudah pekerjaan manusia.<\/p>\n<hr data-start=\"6063\" data-end=\"6066\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1ciu7t5\" data-start=\"6068\" data-end=\"6092\">Manfaat Roda Berporos<\/h2>\n<p data-start=\"6094\" data-end=\"6296\">Roda berporos memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Alat ini membuat pekerjaan yang memerlukan gerakan memutar menjadi lebih ringan sehingga tenaga yang dikeluarkan menjadi lebih sedikit.<\/p>\n<p data-start=\"6298\" data-end=\"6566\">Selain itu, roda berporos juga membantu meningkatkan efisiensi kerja pada berbagai bidang, seperti transportasi, industri, pertanian, hingga peralatan rumah tangga. Tanpa adanya roda berporos, banyak aktivitas sehari-hari akan membutuhkan tenaga yang jauh lebih besar.<\/p>\n<hr data-start=\"6568\" data-end=\"6571\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1p3e8vi\" data-start=\"6573\" data-end=\"6635\">Tips Mudah Mengingat Rumus Keuntungan Mekanis Roda Berporos<\/h2>\n<p data-start=\"6637\" data-end=\"6730\">Agar tidak lupa saat mengerjakan soal, sahabat rumah pintar dapat mengingat hubungan berikut.<\/p>\n<ul data-start=\"6732\" data-end=\"7004\">\n<li data-section-id=\"wm6yq9\" data-start=\"6732\" data-end=\"6804\"><strong data-start=\"6734\" data-end=\"6804\">Keuntungan mekanis diperoleh dari ukuran roda dibagi ukuran poros.<\/strong><\/li>\n<li data-section-id=\"1dajlw6\" data-start=\"6805\" data-end=\"6864\"><strong data-start=\"6807\" data-end=\"6864\">Semakin besar roda, keuntungan mekanis semakin besar.<\/strong><\/li>\n<li data-section-id=\"1r0nahc\" data-start=\"6865\" data-end=\"6925\"><strong data-start=\"6867\" data-end=\"6925\">Semakin kecil poros, keuntungan mekanis semakin besar.<\/strong><\/li>\n<li data-section-id=\"mco5g8\" data-start=\"6926\" data-end=\"7004\"><strong data-start=\"6928\" data-end=\"7004\">Gunakan jari-jari atau diameter secara konsisten dalam satu perhitungan.<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"7006\" data-end=\"7164\">Dengan memahami konsep tersebut, sahabat rumah pintar tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga mengetahui alasan mengapa roda berporos mampu memperkecil gaya.<\/p>\n<hr data-start=\"7166\" data-end=\"7169\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"7171\" data-end=\"7184\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"7186\" data-end=\"7782\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"><strong data-start=\"7186\" data-end=\"7222\">Keuntungan mekanis roda berporos<\/strong> adalah kemampuan roda berporos untuk memperkecil gaya yang diperlukan saat melakukan pekerjaan. Besarnya keuntungan mekanis dapat dihitung menggunakan rumus <strong data-start=\"7380\" data-end=\"7421\">KM = jari-jari roda \u00f7 jari-jari poros<\/strong> atau <strong data-start=\"7427\" data-end=\"7466\">KM = diameter roda \u00f7 diameter poros<\/strong>. Semakin besar perbandingan ukuran roda terhadap poros, semakin besar pula keuntungan mekanis yang diperoleh. Dengan memahami <strong data-start=\"7593\" data-end=\"7629\">keuntungan mekanis roda berporos<\/strong>, sahabat rumah pintar akan lebih mudah menyelesaikan soal Fisika SMP Kelas 8 sekaligus memahami penerapan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"z-0 flex min-h-[46px] justify-start\"><\/div>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)\" aria-hidden=\"true\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blog Rumah Pintar \u2013\u00a0\u00a0Saat sahabat rumah pintar membuka pintu menggunakan gagang pintu, memutar setir mobil, atau mengayuh sepeda, sebenarnya sedang memanfaatkan keuntungan mekanis roda berporos. Alat-alat tersebut menggunakan prinsip pesawat sederhana yang membuat gaya yang dikeluarkan menjadi lebih kecil sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2583,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[256,292,36],"tags":[315],"class_list":["post-2575","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-kelas-8","category-konsep-dan-pelajaran","tag-fisika-smp-kelas-8"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2575","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2575"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2575\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2607,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2575\/revisions\/2607"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2583"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2575"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2575"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2575"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}