{"id":2507,"date":"2026-06-23T18:18:41","date_gmt":"2026-06-23T18:18:41","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/?p=2507"},"modified":"2026-07-13T10:31:21","modified_gmt":"2026-07-13T10:31:21","slug":"perubahan-wujud-zat-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/perubahan-wujud-zat-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Perubahan Wujud Zat dan Contohnya, Lengkap dengan Tabel Perbandingannya"},"content":{"rendered":"<div class=\"\" data-turn-id-container=\"dc8105a2-3f85-4452-8af9-7513d9c7a913\" data-is-intersecting=\"true\"><span style=\"font-size: 16px;\"><strong data-start=\"259\" data-end=\"278\"><b><a href=\"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\">Blog Rumah Pintar<\/a><\/b> \u2013\u00a0<\/strong>Perubahan wujud zat dan contohnya merupakan salah satu materi dasar dalam pelajaran IPA yang membahas bagaimana suatu zat dapat berubah bentuk akibat pengaruh suhu atau tekanan. Perubahan tersebut dapat diamati dalam berbagai peristiwa sehari-hari, seperti es yang mencair, air yang mendidih, hingga embun yang muncul pada pagi hari.<\/span><\/div>\n<div data-turn-id-container=\"dc8105a2-3f85-4452-8af9-7513d9c7a913\" data-is-intersecting=\"true\"><\/div>\n<div class=\"\" data-turn-id-container=\"dc8105a2-3f85-4452-8af9-7513d9c7a913\" data-is-intersecting=\"true\"><span style=\"font-size: 16px;\">Memahami perubahan wujud zat tidak hanya penting untuk keperluan belajar di sekolah, tetapi juga membantu menjelaskan berbagai fenomena alam yang sering dijumpai. Dengan mengetahui proses terjadinya perubahan wujud, pembaca akan lebih mudah memahami hubungan antara panas, suhu, dan sifat suatu zat.<\/span><\/div>\n<div class=\"\" data-turn-id-container=\"request-WEB:4c1a1638-c154-4e57-b959-e916f9fa83f7-7\" data-is-intersecting=\"true\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:4c1a1638-c154-4e57-b959-e916f9fa83f7-7\" data-turn-id-container=\"request-WEB:4c1a1638-c154-4e57-b959-e916f9fa83f7-7\" data-testid=\"conversation-turn-8\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"148b54af-6f36-4429-a1d5-ae26a99b0d0e\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling\">\n<h2 data-section-id=\"19g5b8i\" data-start=\"713\" data-end=\"744\">Apa Itu Perubahan Wujud Zat?<\/h2>\n<p data-start=\"746\" data-end=\"1036\">Perubahan wujud zat adalah proses berubahnya bentuk suatu zat dari satu wujud ke wujud lainnya tanpa mengubah jenis atau susunan kimianya. Perubahan ini umumnya terjadi karena zat menerima atau melepaskan kalor (panas), sehingga partikel-partikelnya mengalami perubahan susunan dan gerakan.<\/p>\n<p data-start=\"1038\" data-end=\"1284\">Secara umum, zat memiliki tiga wujud utama, yaitu padat, cair, dan gas. Ketika menerima panas, suatu zat dapat berubah menjadi wujud lain. Sebaliknya, ketika kehilangan panas, zat juga dapat kembali ke wujud semula atau berubah ke bentuk lainnya.<\/p>\n<p data-start=\"1286\" data-end=\"1445\">Karena tidak menghasilkan zat baru, perubahan wujud zat termasuk ke dalam <strong data-start=\"1360\" data-end=\"1380\">perubahan fisika<\/strong>. Artinya, sifat kimia zat tetap sama meskipun bentuknya berubah.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1tjh428\" data-start=\"1447\" data-end=\"1489\">Penyebab Terjadinya Perubahan Wujud Zat<\/h2>\n<p data-start=\"1491\" data-end=\"1770\">Perubahan wujud zat dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama perubahan suhu dan tekanan. Ketika suatu zat dipanaskan, energi partikel akan meningkat sehingga partikel bergerak lebih bebas. Sebaliknya, saat didinginkan, energi partikel berkurang sehingga jaraknya semakin rapat.<\/p>\n<p data-start=\"1772\" data-end=\"1835\">Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan wujud zat antara lain:<\/p>\n<ul data-start=\"1837\" data-end=\"1981\">\n<li data-section-id=\"9guqnu\" data-start=\"1837\" data-end=\"1866\">Pemberian kalor atau panas.<\/li>\n<li data-section-id=\"1kqtrnw\" data-start=\"1867\" data-end=\"1885\">Pelepasan kalor.<\/li>\n<li data-section-id=\"q5esss\" data-start=\"1886\" data-end=\"1924\">Perubahan tekanan pada zat tertentu.<\/li>\n<li data-section-id=\"c1duay\" data-start=\"1925\" data-end=\"1981\">Kondisi lingkungan, seperti suhu udara dan kelembapan.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1983\" data-end=\"2077\">Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian besar perubahan wujud zat terjadi akibat perubahan suhu.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"cfbr48\" data-start=\"2079\" data-end=\"2113\">Jenis-Jenis Perubahan Wujud Zat<\/h2>\n<p data-start=\"2115\" data-end=\"2248\">Secara umum terdapat enam jenis perubahan wujud zat yang dipelajari dalam IPA. Masing-masing memiliki proses dan contoh yang berbeda.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1n36sqh\" data-start=\"2250\" data-end=\"2261\">Mencair<\/h3>\n<p data-start=\"2263\" data-end=\"2344\">Mencair adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"2299\" data-end=\"2321\">padat menjadi cair<\/strong> karena menerima kalor. Ketika dipanaskan, partikel-partikel pada benda padat bergerak lebih bebas sehingga ikatan antarpartikel melemah dan zat berubah menjadi cair.<\/p>\n<p data-start=\"2490\" data-end=\"2505\">Contoh mencair:<\/p>\n<ul data-start=\"2507\" data-end=\"2624\">\n<li data-section-id=\"gt2e5k\" data-start=\"2507\" data-end=\"2529\">Es batu menjadi air.<\/li>\n<li data-section-id=\"1on4zml\" data-start=\"2530\" data-end=\"2562\">Lilin yang dipanaskan meleleh.<\/li>\n<li data-section-id=\"1m464d9\" data-start=\"2563\" data-end=\"2597\">Mentega yang dipanaskan mencair.<\/li>\n<li data-section-id=\"gqofal\" data-start=\"2598\" data-end=\"2624\">Cokelat yang dilelehkan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-section-id=\"1n6m4pm\" data-start=\"2626\" data-end=\"2637\">Membeku<\/h3>\n<p data-start=\"2639\" data-end=\"2722\">Membeku adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"2675\" data-end=\"2697\">cair menjadi padat<\/strong> karena melepaskan kalor. Saat suhu turun, gerakan partikel menjadi lebih lambat hingga akhirnya membentuk susunan yang rapat dan teratur.<\/p>\n<p data-start=\"2838\" data-end=\"2853\">Contoh membeku:<\/p>\n<ul data-start=\"2855\" data-end=\"2963\">\n<li data-section-id=\"1nxmglm\" data-start=\"2855\" data-end=\"2872\">Air menjadi es.<\/li>\n<li data-section-id=\"rp22o0\" data-start=\"2873\" data-end=\"2916\">Logam cair menjadi padat setelah dicetak.<\/li>\n<li data-section-id=\"fqhjjq\" data-start=\"2917\" data-end=\"2963\">Agar-agar yang mengeras setelah didinginkan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-section-id=\"1n3a5ib\" data-start=\"2965\" data-end=\"2976\">Menguap<\/h3>\n<p data-start=\"2978\" data-end=\"3057\">Menguap adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"3014\" data-end=\"3034\">cair menjadi gas<\/strong> akibat menerima kalor. Semakin tinggi suhu suatu cairan, semakin cepat proses penguapannya.<\/p>\n<p data-start=\"3129\" data-end=\"3144\">Contoh menguap:<\/p>\n<ul data-start=\"3146\" data-end=\"3287\">\n<li data-section-id=\"104b8ot\" data-start=\"3146\" data-end=\"3183\">Air yang mendidih menghasilkan uap.<\/li>\n<li data-section-id=\"1u5yivy\" data-start=\"3184\" data-end=\"3215\">Pakaian basah menjadi kering.<\/li>\n<li data-section-id=\"1qloezu\" data-start=\"3216\" data-end=\"3257\">Parfum yang aromanya menyebar ke udara.<\/li>\n<li data-section-id=\"cumkb7\" data-start=\"3258\" data-end=\"3287\">Alkohol yang cepat menguap.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-section-id=\"1v05x92\" data-start=\"3289\" data-end=\"3302\">Mengembun<\/h3>\n<p data-start=\"3304\" data-end=\"3387\">Mengembun adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"3342\" data-end=\"3362\">gas menjadi cair<\/strong> karena melepaskan kalor. Proses ini sering terjadi ketika udara yang mengandung uap air bersentuhan dengan permukaan yang lebih dingin.<\/p>\n<p data-start=\"3501\" data-end=\"3518\">Contoh mengembun:<\/p>\n<ul data-start=\"3520\" data-end=\"3654\">\n<li data-section-id=\"1c4tz31\" data-start=\"3520\" data-end=\"3551\">Embun pada daun di pagi hari.<\/li>\n<li data-section-id=\"ls9ihm\" data-start=\"3552\" data-end=\"3594\">Titik-titik air di luar gelas berisi es.<\/li>\n<li data-section-id=\"tf9y24\" data-start=\"3595\" data-end=\"3654\">Cermin kamar mandi yang berembun setelah mandi air panas.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-section-id=\"9ytbza\" data-start=\"3656\" data-end=\"3669\">Menyublim<\/h3>\n<p data-start=\"3671\" data-end=\"3764\">Menyublim adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"3709\" data-end=\"3739\">padat langsung menjadi gas<\/strong> tanpa melalui fase cair. Proses ini terjadi pada zat-zat tertentu yang memiliki sifat mudah menyublim.<\/p>\n<p data-start=\"3845\" data-end=\"3862\">Contoh menyublim:<\/p>\n<ul data-start=\"3864\" data-end=\"3984\">\n<li data-section-id=\"lrxekf\" data-start=\"3864\" data-end=\"3888\">Kapur barus di lemari.<\/li>\n<li data-section-id=\"1vxznvz\" data-start=\"3889\" data-end=\"3952\">Dry ice (es kering) yang berubah menjadi gas karbon dioksida.<\/li>\n<li data-section-id=\"14pvdm8\" data-start=\"3953\" data-end=\"3984\">Yodium padat yang dipanaskan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-section-id=\"s5k61u\" data-start=\"3986\" data-end=\"4012\">Mengkristal (Deposisi)<\/h3>\n<p data-start=\"4014\" data-end=\"4109\">Mengkristal adalah perubahan wujud dari <strong data-start=\"4054\" data-end=\"4084\">gas langsung menjadi padat<\/strong> tanpa melalui fase cair. Proses ini merupakan kebalikan dari menyublim.<\/p>\n<p data-start=\"4159\" data-end=\"4178\">Contoh mengkristal:<\/p>\n<ul data-start=\"4180\" data-end=\"4280\">\n<li data-section-id=\"1bg0jw6\" data-start=\"4180\" data-end=\"4216\">Salju yang terbentuk dari uap air.<\/li>\n<li data-section-id=\"gb1jq3\" data-start=\"4217\" data-end=\"4247\">Kristal es di dalam freezer.<\/li>\n<li data-section-id=\"12cn339\" data-start=\"4248\" data-end=\"4280\">Bunga es pada dinding freezer.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-section-id=\"1ytmno7\" data-start=\"4282\" data-end=\"4324\">Tabel Perubahan Wujud Zat dan Contohnya<\/h2>\n<p data-start=\"4326\" data-end=\"4409\">Agar lebih mudah dipahami, berikut ringkasan perubahan wujud zat beserta contohnya.<\/p>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"4411\" data-end=\"4863\">\n<thead data-start=\"4411\" data-end=\"4457\">\n<tr data-start=\"4411\" data-end=\"4457\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"4411\" data-end=\"4429\" data-col-size=\"sm\">Jenis Perubahan<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"4429\" data-end=\"4447\" data-col-size=\"sm\">Perubahan Wujud<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"4447\" data-end=\"4457\" data-col-size=\"sm\">Contoh<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"4506\" data-end=\"4863\">\n<tr data-start=\"4506\" data-end=\"4564\">\n<td data-start=\"4506\" data-end=\"4516\" data-col-size=\"sm\">Mencair<\/td>\n<td data-start=\"4516\" data-end=\"4531\" data-col-size=\"sm\">Padat \u2192 Cair<\/td>\n<td data-start=\"4531\" data-end=\"4564\" data-col-size=\"sm\">Es menjadi air, lilin meleleh<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4565\" data-end=\"4628\">\n<td data-start=\"4565\" data-end=\"4575\" data-col-size=\"sm\">Membeku<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"4575\" data-end=\"4590\">Cair \u2192 Padat<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"4590\" data-end=\"4628\">Air menjadi es, agar-agar mengeras<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4629\" data-end=\"4684\">\n<td data-start=\"4629\" data-end=\"4639\" data-col-size=\"sm\">Menguap<\/td>\n<td data-start=\"4639\" data-end=\"4652\" data-col-size=\"sm\">Cair \u2192 Gas<\/td>\n<td data-start=\"4652\" data-end=\"4684\" data-col-size=\"sm\">Air mendidih, pakaian kering<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4685\" data-end=\"4753\">\n<td data-start=\"4685\" data-end=\"4697\" data-col-size=\"sm\">Mengembun<\/td>\n<td data-start=\"4697\" data-end=\"4710\" data-col-size=\"sm\">Gas \u2192 Cair<\/td>\n<td data-start=\"4710\" data-end=\"4753\" data-col-size=\"sm\">Embun pagi, titik air pada gelas dingin<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4754\" data-end=\"4804\">\n<td data-start=\"4754\" data-end=\"4766\" data-col-size=\"sm\">Menyublim<\/td>\n<td data-start=\"4766\" data-end=\"4780\" data-col-size=\"sm\">Padat \u2192 Gas<\/td>\n<td data-start=\"4780\" data-end=\"4804\" data-col-size=\"sm\">Kapur barus, dry ice<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"4805\" data-end=\"4863\">\n<td data-start=\"4805\" data-end=\"4819\" data-col-size=\"sm\">Mengkristal<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"4819\" data-end=\"4833\">Gas \u2192 Padat<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"4833\" data-end=\"4863\">Salju, bunga es di freezer<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2 data-section-id=\"1sepciz\" data-start=\"4865\" data-end=\"4922\">Contoh Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari<\/h2>\n<p data-start=\"4924\" data-end=\"5053\">Perubahan wujud zat dapat ditemukan hampir setiap hari. Tanpa disadari, banyak aktivitas manusia yang melibatkan proses tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"5055\" data-end=\"5086\">Beberapa contohnya antara lain:<\/p>\n<ul data-start=\"5088\" data-end=\"5361\">\n<li data-section-id=\"1jnpwtj\" data-start=\"5088\" data-end=\"5118\">Merebus air hingga mendidih.<\/li>\n<li data-section-id=\"3l70f8\" data-start=\"5119\" data-end=\"5154\">Membuat es batu di dalam freezer.<\/li>\n<li data-section-id=\"k04sve\" data-start=\"5155\" data-end=\"5188\">Menjemur pakaian hingga kering.<\/li>\n<li data-section-id=\"132ax5m\" data-start=\"5189\" data-end=\"5233\">Menggunakan kapur barus di lemari pakaian.<\/li>\n<li data-section-id=\"fnd9if\" data-start=\"5234\" data-end=\"5275\">Melihat embun pada daun saat pagi hari.<\/li>\n<li data-section-id=\"ulyfdk\" data-start=\"5276\" data-end=\"5308\">Membakar lilin hingga meleleh.<\/li>\n<li data-section-id=\"rffqau\" data-start=\"5309\" data-end=\"5361\">Menyimpan makanan di dalam freezer hingga membeku.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"5363\" data-end=\"5511\">Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa perubahan wujud zat merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang sangat dekat dengan aktivitas manusia.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1q2mib9\" data-start=\"5513\" data-end=\"5565\">Perbedaan Perubahan Wujud Zat dan Perubahan Kimia<\/h2>\n<p data-start=\"5567\" data-end=\"5681\">Perubahan wujud zat sering disamakan dengan perubahan kimia, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas.<\/p>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"5683\" data-end=\"5970\">\n<thead data-start=\"5683\" data-end=\"5724\">\n<tr data-start=\"5683\" data-end=\"5724\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"5683\" data-end=\"5705\" data-col-size=\"sm\">Perubahan Wujud Zat<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"5705\" data-end=\"5724\" data-col-size=\"sm\">Perubahan Kimia<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"5767\" data-end=\"5970\">\n<tr data-start=\"5767\" data-end=\"5822\">\n<td data-start=\"5767\" data-end=\"5797\" data-col-size=\"sm\">Tidak menghasilkan zat baru<\/td>\n<td data-start=\"5797\" data-end=\"5822\" data-col-size=\"sm\">Menghasilkan zat baru<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5823\" data-end=\"5859\">\n<td data-start=\"5823\" data-end=\"5841\" data-col-size=\"sm\">Bersifat fisika<\/td>\n<td data-start=\"5841\" data-end=\"5859\" data-col-size=\"sm\">Bersifat kimia<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5860\" data-end=\"5923\">\n<td data-start=\"5860\" data-end=\"5893\" data-col-size=\"sm\">Dapat kembali ke bentuk semula<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"5893\" data-end=\"5923\">Umumnya sulit dikembalikan<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"5924\" data-end=\"5970\">\n<td data-start=\"5924\" data-end=\"5945\" data-col-size=\"sm\">Contoh: es mencair<\/td>\n<td data-start=\"5945\" data-end=\"5970\" data-col-size=\"sm\">Contoh: kayu terbakar<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-start=\"5972\" data-end=\"6120\">Dengan memahami perbedaannya, pembaca akan lebih mudah membedakan mana perubahan yang hanya mengubah bentuk zat dan mana yang menghasilkan zat baru.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"bpvrcq\" data-start=\"6122\" data-end=\"6132\">Penutup<\/h2>\n<p data-start=\"6134\" data-end=\"6481\">Perubahan wujud zat dan contohnya merupakan materi penting dalam IPA yang menjelaskan perubahan suatu zat dari satu wujud ke wujud lainnya akibat menerima atau melepaskan kalor. Enam jenis perubahan wujud zat meliputi mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal, yang masing-masing memiliki karakteristik serta contoh berbeda.<\/p>\n<p data-start=\"6483\" data-end=\"6827\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan memahami <strong data-start=\"6499\" data-end=\"6536\">perubahan wujud zat dan contohnya<\/strong>, pembaca dapat lebih mudah menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi di sekitar, mulai dari es yang mencair, pakaian yang mengering, hingga terbentuknya embun di pagi hari. Materi ini juga menjadi dasar untuk mempelajari konsep kalor, suhu, dan sifat-sifat zat pada jenjang IPA berikutnya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blog Rumah Pintar \u2013\u00a0Perubahan wujud zat dan contohnya merupakan salah satu materi dasar dalam pelajaran IPA yang membahas bagaimana suatu zat dapat berubah bentuk akibat pengaruh suhu atau tekanan. Perubahan tersebut dapat diamati dalam berbagai peristiwa sehari-hari, seperti es yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[256,291,36],"tags":[316],"class_list":["post-2507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-kelas-7","category-konsep-dan-pelajaran","tag-fisika-smp-kelas-7"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2515,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2507\/revisions\/2515"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahpintar.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}