Konsep Pertidaksamaan Linear Satu Variabel: Panduan Lengkap TKA Matematika SMP

Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Bimbel Rumah Pintar – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi yang tidak selalu membutuhkan nilai yang tepat, tetapi justru batasan-batasan tertentu. Misalnya, “uang saku tidak boleh melebihi Rp50.000”, “nilai minimal untuk lulus adalah 75”, atau “jarak maksimal yang bisa ditempuh dengan bensin tersedia”. Situasi-situasi ini dalam matematika dimodelkan dengan pertidaksamaan linear satu variabel.

Kompetensi ini menguji kemampuan siswa dalam memahami konsep pertidaksamaan, menerjemahkan soal cerita ke dalam model matematika, menyelesaikan pertidaksamaan dengan aturan yang benar, serta menafsirkan hasilnya. Artikel ini akan membahas tuntas mulai dari konsep dasar, tanda-tanda pertidaksamaan, aturan penyelesaian, strategi jitu, contoh soal TKA, hingga latihan mandiri.


Apa Itu Pertidaksamaan Linear Satu Variabel?

Sebelum membahas lebih jauh, mari pahami dulu apa yang dimaksud dengan pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV). Pertidaksamaan linear satu variabel adalah kalimat matematika yang memuat satu variabel berpangkat 1 dan menggunakan tanda ketidaksamaan (bukan tanda sama dengan).

Tanda-tanda pertidaksamaan dan artinya:

Tanda Arti Contoh Cara Membaca
< kurang dari x < 5 x kurang dari 5
kurang dari atau sama dengan x ≤ 5 x kurang dari atau sama dengan 5
> lebih dari x > 5 x lebih dari 5
lebih dari atau sama dengan x ≥ 5 x lebih dari atau sama dengan 5
tidak sama dengan x ≠ 5 x tidak sama dengan 5

Bentuk umum PtLSV:

text
ax + b < 0   atau   ax + b ≤ 0   atau   ax + b > 0   atau   ax + b ≥ 0

dengan a ≠ 0, a dan b adalah bilangan real.

Perbedaan dengan persamaan linear: Persamaan linear menggunakan tanda = (sama dengan) dan menghasilkan satu nilai pasti. Pertidaksamaan linear menggunakan tanda ketidaksamaan dan menghasilkan rentang nilai (himpunan penyelesaian).


Aturan Menyelesaikan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Aturan dasar menyelesaikan pertidaksamaan pada dasarnya sama dengan persamaan linear, tetapi ada satu perbedaan yang sangat penting yang harus selalu diingat. Berikut penjelasan singkat sebelum masuk ke tabel:

Aturan 1: Menambah atau mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama tidak mengubah tanda pertidaksamaan. Aturan 2: Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan positif juga tidak mengubah tanda. Aturan 3: Namun, jika kedua ruas dikali atau dibagi dengan bilangan negatif, maka tanda pertidaksamaan HARUS dibalik. Inilah aturan yang paling sering dilupakan siswa.

Tabel aturan operasi pada pertidaksamaan:

Operasi Perubahan Tanda Contoh Hasil
Menambah kedua ruas Tanda tetap x − 3 < 5 x < 8
Mengurangi kedua ruas Tanda tetap x + 4 > 7 x > 3
Mengali dengan bilangan positif Tanda tetap 2x < 10 x < 5
Membagi dengan bilangan positif Tanda tetap 4x ≥ 12 x ≥ 3
Mengali dengan bilangan negatif Tanda dibalik (< menjadi >) −3x < 12 x > −4
Membagi dengan bilangan negatif Tanda dibalik (≥ menjadi ≤) −2x ≥ 6 x ≤ −3

Aturan emas yang wajib dihafal: Setiap kali mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan NEGATIF, baliklah tanda pertidaksamaan!


Cara Menyatakan Himpunan Penyelesaian Pertidaksamaan

Setelah menyelesaikan pertidaksamaan, hasilnya perlu dinyatakan dalam bentuk yang tepat. Berikut tiga cara yang umum digunakan:

1. Notasi himpunan:

text
{ x | x > 2, x ∈ bilangan real }

Dibaca: “himpunan semua x sedemikian sehingga x lebih dari 2, dengan x anggota bilangan real”

2. Garis bilangan:

  • Bulatan kosong (○) untuk tanda < atau > (nilai batas tidak termasuk)

  • Bulatan penuh (●) untuk tanda ≤ atau ≥ (nilai batas termasuk)

3. Notasi interval:

  • (2, ∞) untuk x > 2 (batas 2 tidak termasuk)

  • [2, ∞) untuk x ≥ 2 (batas 2 termasuk)

  • (−∞, 5) untuk x < 5

  • (−∞, 5] untuk x ≤ 5


Strategi Menyelesaikan Soal Pertidaksamaan Tipe TKA

Agar tidak kebingungan saat mengerjakan soal TKA, ikuti langkah-langkah sistematis berikut:

Langkah umum:

  1. Baca soal dengan teliti – cari kata kunci seperti “tidak lebih dari”, “paling sedikit”, “minimal”, “maksimal”, “batas”

  2. Tentukan variabel – misal x mewakili besaran yang tidak diketahui

  3. Buat model matematika dalam bentuk pertidaksamaan

  4. Selesaikan pertidaksamaan dengan aturan yang benar

  5. Tafsirkan hasil sesuai konteks soal (misal jarak tidak bisa negatif, jumlah orang harus bilangan bulat)

  6. Periksa kembali apakah jawaban masuk akal

Tabel kata kunci dan terjemahannya:

Kata/Frasa Tanda Contoh Model
Tidak lebih dari x ≤ 10
Paling banyak x ≤ 10
Maksimal x ≤ 10
Tidak kurang dari x ≥ 5
Paling sedikit x ≥ 5
Minimal x ≥ 5
Lebih dari > x > 5
Kurang dari < x < 5
Melebihi > x > 5
Tidak mencapai < x < 5

Contoh Soal dan Pembahasan (Tipe TKA)

Berikut adalah contoh-contoh soal yang sering muncul dalam TKA Matematika SMP, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah.

Contoh 1: Membuat Model Pertidaksamaan dari Soal Cerita (Soal Asli File)

Sebuah jasa pengantaran barang mengenakan biaya:

  • Biaya tetap pemesanan Rp12.000,00

  • Biaya pengantaran Rp4.000,00 per kilometer

Seorang pelanggan memiliki anggaran tidak lebih dari Rp40.000,00 untuk satu kali pemesanan. Jika x menyatakan jarak pengantaran (dalam km), maka permasalahan dapat dimodelkan dengan ….

Pembahasan:

Langkah 1: Identifikasi komponen biaya.

  • Biaya tetap = 12.000

  • Biaya per km = 4.000

  • Biaya total = 12.000 + 4.000x

Langkah 2: Terjemahkan “anggaran tidak lebih dari Rp40.000”.

  • “Tidak lebih dari” berarti ≤

  • 12.000 + 4.000x ≤ 40.000

Jawaban: 4.000x + 12.000 ≤ 40.000


Contoh 2: Menyelesaikan Model Pertidaksamaan

Dari model 4.000x + 12.000 ≤ 40.000, berapa jarak maksimal yang dapat dijangkau?

Pembahasan:

Langkah 1: Selesaikan pertidaksamaan.

text
4.000x + 12.000 ≤ 40.000
4.000x ≤ 40.000 − 12.000
4.000x ≤ 28.000
x ≤ 28.000 ÷ 4.000
x ≤ 7

Langkah 2: Tafsirkan hasil.

  • x ≤ 7 berarti jarak maksimal adalah 7 km

Jawaban: Jarak maksimal 7 km


Contoh 3: Pertidaksamaan dengan Bilangan Negatif (Perhatikan Pembalikan Tanda!)

Selesaikan −3x + 6 > 15

Pembahasan:

Langkah 1: Kurangi kedua ruas dengan 6.

text
−3x + 6 > 15
−3x > 15 − 6
−3x > 9

Langkah 2: Bagi kedua ruas dengan −3 (INGAT: tanda dibalik!).

text
x < 9 ÷ (−3)
x < −3

Jawaban: x < −3


Contoh 4: Pertidaksamaan dengan Variabel di Kedua Ruas

Selesaikan 2x + 5 ≤ 3x − 2

Pembahasan:

Langkah 1: Kumpulkan variabel di satu ruas.

2x + 5 ≤ 3x − 2
2x − 3x ≤ −2 − 5
−x ≤ −7

Langkah 2: Kalikan kedua ruas dengan −1 (tanda dibalik).

x ≥ 7

Jawaban: x ≥ 7


Contoh 5: Soal Cerita Batas Maksimal (Taksi)

Sebuah taksi mengenakan biaya buka pintu Rp8.000 dan tarif per km Rp3.500. Jika seseorang membawa uang Rp50.000, berapa km maksimal yang dapat ditempuh?

Pembahasan:

Langkah 1: Buat model pertidaksamaan.

  • Biaya total = 8.000 + 3.500x

  • Anggaran = 50.000

  • Model: 8.000 + 3.500x ≤ 50.000

Langkah 2: Selesaikan.

3.500x ≤ 50.000 − 8.000
3.500x ≤ 42.000
x ≤ 42.000 ÷ 3.500
x ≤ 12

Jawaban: Maksimal 12 km


Contoh 6: Soal Cerita Batas Minimal (Nilai Ujian)

Untuk mengikuti suatu lomba, nilai minimal peserta adalah 75. Nilai Andi adalah 5x + 10 dengan x adalah jumlah soal yang benar. Berapa jumlah soal benar minimal yang harus dicapai Andi?

Pembahasan:

Langkah 1: Buat model pertidaksamaan.

  • Nilai = 5x + 10

  • Syarat minimal = 75 → nilai ≥ 75

  • Model: 5x + 10 ≥ 75

Langkah 2: Selesaikan.

5x + 10 ≥ 75
5x ≥ 65
x ≥ 13

Jawaban: Minimal 13 soal benar


Contoh 7: Pertidaksamaan dengan Pecahan

Selesaikan x/2 + 3 > 5

Pembahasan:

Langkah 1: Kurangi kedua ruas dengan 3.

x/2 + 3 > 5
x/2 > 2

Langkah 2: Kalikan kedua ruas dengan 2 (positif, tanda tetap).

x > 4

Jawaban: x > 4


Contoh 8: Pertidaksamaan dengan Bilangan Negatif di Pembagi

Selesaikan x/−2 ≤ 4

Pembahasan:

Langkah 1: Perhatikan bahwa x dibagi −2.

  • Kalikan kedua ruas dengan −2 (NEGATIF! Tanda dibalik)

x ≥ 4 × (−2)
x ≥ −8

Jawaban: x ≥ −8


Contoh 9: Soal Tipe PGK (Pilihan Ganda Kompleks) dari File

Berdasarkan permasalahan jasa pengantaran (Contoh 1), manakah pernyataan yang benar?

Pembahasan:

Evaluasi setiap pernyataan:

  • ✓ Apabila x menyatakan jarak, maka modelnya 4.000x + 12.000 ≤ 40.000 (BENAR)

  • ✓ Jarak maksimal yang dapat dijangkau adalah 7 km (BENAR, dari penyelesaian)

  • ✓ Jika jarak 8 km, biaya melebihi anggaran (BENAR, karena 8 > 7)

  • ✗ Jika jarak 5 km, biaya kurang dari Rp30.000 (SALAH, karena 4.000×5+12.000=32.000)

Jawaban: Pernyataan 1, 2, dan 3 benar


Contoh 10: Soal Cerita dengan Batas “Paling Sedikit” dan Bilangan Bulat

Sebuah perusahaan membutuhkan minimal 100 karyawan. Saat ini ada 60 karyawan tetap. Perusahaan akan merekrut karyawan kontrak sebanyak 2x + 5 orang. Berapa nilai x minimal?

Pembahasan:

Langkah 1: Buat model pertidaksamaan.

  • Total karyawan = 60 + (2x + 5) = 2x + 65

  • Syarat minimal 100 → 2x + 65 ≥ 100

Langkah 2: Selesaikan.

2x + 65 ≥ 100
2x ≥ 35
x ≥ 17,5

Langkah 3: Tafsirkan dengan konteks (x biasanya bilangan bulat).

  • x ≥ 17,5 dan x bilangan bulat → x minimal = 18

Jawaban: x minimal 18


Latihan Mandiri untuk Menguji Pemahaman

Kerjakan soal-soal berikut dengan menerapkan strategi yang sudah dipelajari.

  1. Selesaikan 3x − 7 > 8

  2. Selesaikan −2x + 4 ≤ 10

  3. Selesaikan 5x − 3 ≤ 2x + 9

  4. Sebuah warung memasang tarif parkir Rp2.000 untuk 1 jam pertama dan Rp1.500 per jam berikutnya. Jika seseorang membawa uang Rp15.000, berapa jam maksimal ia dapat parkir?

  5. Nilai ujian matematika dinyatakan dengan 8n − 20, dengan n adalah jumlah soal benar. Jika syarat lulus adalah nilai minimal 60, berapa jumlah soal benar minimal?

  6. Selesaikan (2x/3) + 1 > 5

  7. Selesaikan x/−4 ≤ −2

  8. Sebuah toko memberikan diskon 20%. Jika harga setelah diskon tidak boleh lebih dari Rp120.000, berapa harga maksimal sebelum diskon?

  9. (Tipe PGK) Manakah pernyataan yang benar untuk pertidaksamaan 2x + 3 ≤ 15?

    • A. x ≤ 6

    • B. x ≥ 6

    • C. Nilai maksimal x adalah 6

    • D. Nilai minimal x adalah 6

  10. Sebuah mobil bensinnya tersisa 8 liter. Konsumsi bensin 12 km/liter. Jika jarak ke pom bensin terdekat 100 km, apakah bensin cukup? Tuliskan pertidaksamaannya.

Kunci Jawaban:

  1. x > 5

  2. x ≥ −3

  3. x ≤ 4

  4. Maksimal 9 jam (2.000 + 1.500(x−1) ≤ 15.000 → x ≤ 9,67 → x maksimal 9 jam)

  5. n ≥ 10 (8n − 20 ≥ 60 → 8n ≥ 80 → n ≥ 10)

  6. x > 6

  7. x ≥ 8

  8. Rp150.000 (0,8h ≤ 120.000 → h ≤ 150.000)

  9. A dan C benar (x ≤ 6, nilai maksimal x = 6)

  10. 12 × 8 ≥ 100? → 96 ≥ 100 (SALAH, bensin tidak cukup). Pertidaksamaan: 12 × 8 ≥ 100 → 96 ≥ 100 (tidak terpenuhi)


Kesalahan Umum dalam Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Berikut adalah kesalahan yang paling sering dilakukan siswa beserta cara memperbaikinya:

Kesalahan Contoh Perbaikan
Lupa membalik tanda saat kali/bagi negatif −2x < 6 → x < −3 ❌ −2x < 6 → x > −3 ✓
Salah menerjemahkan kata kunci “Tidak lebih dari” diterjemahkan > “Tidak lebih dari” = ≤
Terbalik arah pertidaksamaan x ≤ 5 berarti x lebih dari 5? x ≤ 5 berarti x kurang dari atau sama dengan 5
Tidak menyederhanakan sampai akhir 2x ≤ 10 → x ≤ 10 ❌ 2x ≤ 10 → x ≤ 5 ✓
Lupa konteks soal (bilangan bulat, tidak negatif) x ≥ −3 untuk jumlah orang Jumlah orang minimal 0, jadi x ≥ 0
Menambahkan atau mengurangi tanpa mengubah kedua ruas dengan benar x + 5 > 10 → x > 5 ❌ (lupa kurangi 5 dari kedua ruas) x + 5 > 10 → x > 5 ✓ (kurangi 5 dari kedua ruas)

Ringkasan Rumus dan Aturan Penting

Berikut adalah tabel ringkasan yang wajib dihafal:

Aturan Keterangan
Bentuk umum ax + b < 0, ax + b ≤ 0, ax + b > 0, ax + b ≥ 0
Menambah/mengurangi Tanda tetap
Mengali/membagi dengan positif Tanda tetap
Mengali/membagi dengan negatif Tanda dibalik (< menjadi >, ≤ menjadi ≥, dst)
Tanda < atau > Bulatan kosong pada garis bilangan
Tanda ≤ atau ≥ Bulatan penuh pada garis bilangan

Tabel terjemahan kata kunci (wajib dihafal untuk soal cerita):

Kata Kunci Tanda Contoh Kalimat Model
Tidak lebih dari, paling banyak, maksimal Biaya tidak lebih dari Rp50.000 ≤ 50.000
Tidak kurang dari, paling sedikit, minimal Nilai minimal 75 ≥ 75
Lebih dari > Suhu lebih dari 30°C > 30
Kurang dari < Berat kurang dari 5 kg < 5

Kesimpulan: Kuasai Pertidaksamaan Linear Satu Variabel untuk Raih Skor Maksimal

Untuk menguasai kompetensi pertidaksamaan linear satu variabel dalam TKA Matematika SMP, ingatlah poin-poin penting berikut:

Empat pilar utama PtLSV:

  1. Pahami tanda pertidaksamaan dan artinya (<, ≤, >, ≥)

  2. Ingat aturan penting: kali atau bagi dengan bilangan negatif → tanda DIBALIK

  3. Terjemahkan soal cerita dengan tepat ke dalam model matematika (perhatikan kata kunci)

  4. Tafsirkan hasil sesuai konteks (jarak tidak negatif, jumlah orang bilangan bulat, dll)

Langkah penyelesaian yang sistematis:

  1. Baca soal → temukan kata kunci

  2. Tentukan variabel

  3. Buat model pertidaksamaan

  4. Selesaikan dengan aturan yang benar

  5. Tafsirkan hasil

  6. Periksa kewajaran

Perbedaan utama dengan persamaan:

  • Persamaan menghasilkan satu nilai pasti

  • Pertidaksamaan menghasilkan rentang nilai (himpunan penyelesaian)

  • Pertidaksamaan memiliki aturan pembalikan tanda saat mengali/membagi dengan negatif

Dengan menguasai pertidaksamaan linear satu variabel, siswa tidak hanya siap menghadapi TKA Matematika SMP, tetapi juga mampu menyelesaikan berbagai masalah batasan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan anggaran, penentuan syarat minimal, dan perencanaan sumber daya. Terus berlatih, dan jadikan pertidaksamaan sebagai alat bantu yang powerful.

Program Belajar
Unggulan

Bimbel SMA & MA

Sukses TKA SMA &
Masuk Kampus Impian

Persiapan matang nilai rapor maksimal dan tembus PTN favorit bersama tutor terbaik.

Cek Paket Belajar
Siswa SMA Sukses

Artikel Menarik Lainnya

Wawasan Umum

Konsep & Pelajaran

Bahas Soal

Tips & Trik