Bimbel Rumah Pintar – Pernahkah Anda menghadapi situasi di mana Anda harus mencari dua nilai yang tidak diketahui sekaligus, seperti harga dua jenis barang atau umur dua orang? Inilah saatnya sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) menjadi sangat berguna.
SPLDV adalah kumpulan dua atau lebih persamaan linear yang memiliki dua variabel (biasanya x dan y), dan penyelesaiannya adalah pasangan nilai (x, y) yang memenuhi semua persamaan secara bersamaan.
Kompetensi ini menguji kemampuan siswa dalam memahami konsep SPLDV, mengaplikasikan metode penyelesaian (substitusi, eliminasi, grafik), serta bernalar tingkat tinggi dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Artikel ini akan membahas tuntas mulai dari konsep dasar, metode penyelesaian, jenis-jenis penyelesaian, strategi jitu, contoh soal TKA, hingga latihan mandiri.
Apa Itu Sistem Persamaan Linear Dua Variabel?
Sebelum membahas lebih jauh, mari pahami dulu apa yang dimaksud dengan SPLDV. Sistem Persamaan Linear Dua Variabel adalah kumpulan dua atau lebih persamaan linear yang memiliki dua variabel (biasanya dilambangkan dengan x dan y). Penyelesaian SPLDV adalah pasangan nilai (x, y) yang memenuhi kedua persamaan secara bersamaan.
Bentuk umum SPLDV:
{ a₁x + b₁y = c₁
{ a₂x + b₂y = c₂
dengan a₁, a₂, b₁, b₂, c₁, c₂ adalah bilangan real, dan a₁, b₁ tidak keduanya nol, begitu pula a₂, b₂.
Contoh SPLDV:
{ 2x + 3y = 12
{ x − y = 1
Pasangan (x, y) = (3, 2) adalah penyelesaian karena memenuhi kedua persamaan: 2(3)+3(2)=6+6=12 dan 3−2=1.
Metode Penyelesaian SPLDV
Ada beberapa metode untuk menyelesaikan SPLDV. Pemilihan metode tergantung pada bentuk soal dan kemudahan perhitungan. Berikut penjelasan singkat sebelum masuk ke tabel detail:
Metode substitusi cocok digunakan ketika salah satu persamaan sudah dalam bentuk yang mudah diubah (misal x = … atau y = …). Metode eliminasi cocok ketika kedua persamaan dalam bentuk baku ax + by = c. Metode grafik lebih untuk visualisasi, sementara metode campuran (eliminasi lalu substitusi) adalah yang paling umum dan efisien.
Tabel metode penyelesaian SPLDV:
| Metode | Cara | Kapan Cocok Digunakan |
|---|---|---|
| Substitusi | Menyatakan salah satu variabel ke variabel lain, lalu menggantikannya ke persamaan kedua | Salah satu persamaan mudah diubah (ada koefisien 1 atau -1) |
| Eliminasi | Menghilangkan salah satu variabel dengan menjumlah atau mengurangkan kedua persamaan setelah koefisien disamakan | Kedua persamaan dalam bentuk baku ax + by = c |
| Grafik | Menggambar kedua garis pada bidang koordinat, titik potong adalah penyelesaian | Untuk visualisasi (kurang tepat jika butuh ketelitian tinggi) |
| Campuran | Eliminasi untuk mendapatkan satu variabel, lalu substitusi untuk variabel lainnya | Cara paling umum dan efisien untuk berbagai soal |
Jenis-Jenis Penyelesaian SPLDV
Tidak semua SPLDV memiliki tepat satu penyelesaian. Ada tiga kemungkinan yang perlu dipahami. Berikut penjelasannya:
Secara geometris, dua garis lurus pada bidang koordinat dapat berpotongan (satu penyelesaian), berimpit (tak hingga penyelesaian), atau sejajar (tidak ada penyelesaian). Kondisi ini dapat dideteksi dari perbandingan koefisien.
Tabel jenis penyelesaian SPLDV:
| Jenis | Ciri | Contoh | Interpretasi Geometris |
|---|---|---|---|
| Satu penyelesaian | a₁/a₂ ≠ b₁/b₂ | x + y = 5 dan x − y = 1 → (3,2) | Garis berpotongan di satu titik |
| Tak hingga penyelesaian | a₁/a₂ = b₁/b₂ = c₁/c₂ | x + y = 5 dan 2x + 2y = 10 | Garis berimpit (sama) |
| Tidak ada penyelesaian | a₁/a₂ = b₁/b₂ ≠ c₁/c₂ | x + y = 5 dan x + y = 7 | Garis sejajar |
Rumus cepat menentukan jenis penyelesaian:
-
Bandingkan a₁/a₂ dengan b₁/b₂
-
Jika berbeda → satu penyelesaian
-
Jika sama, bandingkan dengan c₁/c₂
-
Jika sama juga → tak hingga penyelesaian
-
Jika berbeda → tidak ada penyelesaian
-
Strategi Menyelesaikan Soal SPLDV Tipe TKA
Agar tidak kebingungan saat mengerjakan soal TKA, ikuti langkah-langkah sistematis berikut:
Langkah umum (metode campuran – eliminasi lalu substitusi):
-
Samakan koefisien salah satu variabel (misal x) dengan mengalikan persamaan dengan bilangan tertentu
-
Eliminasi variabel tersebut dengan menjumlah atau mengurangkan kedua persamaan
-
Dapatkan nilai variabel pertama
-
Substitusikan nilai tersebut ke salah satu persamaan untuk mendapatkan variabel kedua
-
Periksa kembali dengan memasukkan ke persamaan lain (opsional tetapi disarankan)
Trik khusus untuk berbagai tipe soal:
| Tipe Soal | Trik Cepat |
|---|---|
| Soal memberikan solusi (x,y) | Substitusikan langsung nilai x dan y ke dalam persamaan untuk mencari parameter (a, b, dll) |
| Soal cerita (harga, umur, dll) | Tentukan variabel, buat dua persamaan, selesaikan dengan metode yang paling nyaman |
| Soal menentukan jenis penyelesaian | Bandingkan perbandingan koefisien a₁/a₂, b₁/b₂, dan c₁/c₂ |
| Soal dengan pecahan | Kalikan semua persamaan dengan KPK penyebut untuk menghilangkan pecahan |
Contoh Soal dan Pembahasan (Tipe TKA)
Berikut adalah contoh-contoh soal yang sering muncul dalam TKA Matematika SMP, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah.
Contoh 1: Mencari Nilai Parameter dari Solusi yang Diketahui (Soal Asli File)
Diketahui SPLDV:
{ 2x + ay = 4
{ bx − 2y = −1
mempunyai solusi (x, y) = (5, −2). Tentukan nilai a dan b.
Pembahasan:
Langkah 1: Substitusi x = 5, y = −2 ke persamaan pertama.
2(5) + a(−2) = 4 10 − 2a = 4 −2a = 4 − 10 −2a = −6 a = 3
Langkah 2: Substitusi x = 5, y = −2 ke persamaan kedua.
b(5) − 2(−2) = −1 5b + 4 = −1 5b = −1 − 4 5b = −5 b = −1
Jawaban: a = 3, b = −1
Contoh 2: Menentukan Benar/Salah Pernyataan (Tipe PGK dari File)
Berdasarkan Contoh 1, tentukan Benar/Salah pernyataan berikut:
A. a merupakan bilangan prima.
B. b merupakan bilangan ganjil.
C. a + b = 4
Pembahasan:
-
a = 3 → 3 adalah bilangan prima → BENAR
-
b = −1 → −1 adalah bilangan ganjil (bilangan bulat yang tidak habis dibagi 2) → BENAR
-
a + b = 3 + (−1) = 2, bukan 4 → SALAH
Jawaban: A = Benar, B = Benar, C = Salah
Contoh 3: Metode Eliminasi
Selesaikan SPLDV:
{ 2x + 3y = 12
{ x − y = 1
Pembahasan (metode eliminasi):
Langkah 1: Eliminasi x. Samakan koefisien x.
-
Persamaan (2) dikali 2: 2x − 2y = 2
Langkah 2: Kurangkan persamaan (1) dengan persamaan (2) yang sudah dikali.
(2x + 3y) − (2x − 2y) = 12 − 2 2x + 3y − 2x + 2y = 10 5y = 10 y = 2
Langkah 3: Substitusi y = 2 ke persamaan (2).
x − 2 = 1 x = 3
Jawaban: x = 3, y = 2
Contoh 4: Metode Substitusi
Selesaikan SPLDV:
{ 3x + y = 10
{ 2x − y = 5
Pembahasan (metode substitusi):
Langkah 1: Nyatakan y dari persamaan (1).
3x + y = 10 → y = 10 − 3x
Langkah 2: Substitusi ke persamaan (2).
2x − (10 − 3x) = 5 2x − 10 + 3x = 5 5x − 10 = 5 5x = 15 x = 3
Langkah 3: Substitusi x = 3 ke y = 10 − 3x.
y = 10 − 3(3) = 10 − 9 = 1
Jawaban: x = 3, y = 1
Contoh 5: Soal Cerita (Harga Barang)
Harga 2 kg apel dan 3 kg jeruk adalah Rp90.000. Harga 1 kg apel dan 2 kg jeruk adalah Rp55.000. Berapa harga 1 kg apel?
Pembahasan:
Langkah 1: Tentukan variabel.
-
Misal a = harga 1 kg apel (dalam ribuan atau langsung rupiah)
-
Misal j = harga 1 kg jeruk
Langkah 2: Buat model matematika.
{ 2a + 3j = 90.000
{ a + 2j = 55.000
Langkah 3: Eliminasi a. Persamaan (2) dikali 2: 2a + 4j = 110.000
Langkah 4: Kurangkan persamaan (1) dari hasil kali.
(2a + 4j) − (2a + 3j) = 110.000 − 90.000 j = 20.000
Langkah 5: Substitusi j = 20.000 ke persamaan (2).
a + 2(20.000) = 55.000 a + 40.000 = 55.000 a = 15.000
Jawaban: Harga 1 kg apel = Rp15.000
Contoh 6: Soal Cerita (Umur)
Umur Ayah 3 kali umur Anak. Lima tahun yang lalu, jumlah umur mereka 40 tahun. Berapa umur Ayah sekarang?
Pembahasan:
Langkah 1: Tentukan variabel.
-
Misal A = umur Ayah sekarang
-
Misal K = umur Anak sekarang
Langkah 2: Buat model matematika.
{ A = 3K
{ (A − 5) + (K − 5) = 40
Langkah 3: Sederhanakan persamaan (2).
A + K − 10 = 40 A + K = 50
Langkah 4: Substitusi A = 3K ke A + K = 50.
3K + K = 50 4K = 50 K = 12,5
Langkah 5: Hitung A.
A = 3 × 12,5 = 37,5
Jawaban: Umur Ayah = 37,5 tahun
Contoh 7: SPLDV dengan Parameter
Diketahui SPLDV:
{ 3x + 2y = 7
{ x − y = p
Jika x = 2, tentukan nilai y dan p.
Pembahasan:
Langkah 1: Substitusi x = 2 ke persamaan (1).
3(2) + 2y = 7 6 + 2y = 7 2y = 1 y = 0,5
Langkah 2: Substitusi x = 2, y = 0,5 ke persamaan (2).
2 − 0,5 = p p = 1,5
Jawaban: y = 0,5, p = 1,5
Contoh 8: SPLDV dengan Pecahan
Selesaikan:
{ x/2 + y/3 = 5
{ x/3 + y/2 = 5
Pembahasan:
Langkah 1: Hilangkan pecahan dengan mengalikan KPK penyebut.
-
Persamaan (1) × 6: 3x + 2y = 30
-
Persamaan (2) × 6: 2x + 3y = 30
Langkah 2: Eliminasi x. Persamaan (1) × 2 = 6x + 4y = 60. Persamaan (2) × 3 = 6x + 9y = 90.
Langkah 3: Kurangkan.
(6x + 9y) − (6x + 4y) = 90 − 60 5y = 30 y = 6
Langkah 4: Substitusi y = 6 ke 3x + 2y = 30.
3x + 2(6) = 30 3x + 12 = 30 3x = 18 x = 6
Jawaban: x = 6, y = 6
Contoh 9: Menentukan Jenis Penyelesaian
Apakah SPLDV berikut memiliki penyelesaian? Jelaskan.
{ 2x + 3y = 6
{ 4x + 6y = 12
Pembahasan:
Langkah 1: Bandingkan koefisien.
-
a₁/a₂ = 2/4 = 1/2
-
b₁/b₂ = 3/6 = 1/2
-
c₁/c₂ = 6/12 = 1/2
Langkah 2: Karena a₁/a₂ = b₁/b₂ = c₁/c₂, maka kedua persamaan sebanding dan sebenarnya sama (persamaan (2) adalah 2 kali persamaan (1)).
Jawaban: SPLDV memiliki tak hingga penyelesaian (garis berimpit)
Contoh 10: Soal Cerita (Dua Bilangan)
Jumlah dua bilangan adalah 25. Selisihnya adalah 5. Tentukan kedua bilangan tersebut.
Pembahasan:
Langkah 1: Tentukan variabel.
-
Misal x = bilangan pertama
-
Misal y = bilangan kedua
Langkah 2: Buat model matematika.
{ x + y = 25
{ x − y = 5
Langkah 3: Eliminasi y (jumlahkan kedua persamaan).
(x + y) + (x − y) = 25 + 5 2x = 30 x = 15
Langkah 4: Substitusi x = 15 ke x + y = 25.
15 + y = 25 y = 10
Jawaban: Kedua bilangan adalah 15 dan 10
Latihan Mandiri untuk Menguji Pemahaman
Kerjakan soal-soal berikut dengan menerapkan strategi yang sudah dipelajari.
-
Selesaikan SPLDV:
{ x + 2y = 8
{ 2x − y = 6
-
Selesaikan SPLDV:
{ 3x − 2y = 5
{ x + 3y = 9
-
Harga 4 buku dan 3 pensil adalah Rp27.000. Harga 2 buku dan 5 pensil adalah Rp24.000. Berapa harga 1 buku?
-
Diketahui SPLDV:
{ ax + 2y = 10
{ 3x − y = 5
Jika x = 3, tentukan nilai a dan y.
-
(Tipe soal TKA) Diketahui SPLDV:
{ 2x + by = 4
{ ax − 3y = 7
mempunyai solusi (x, y) = (2, −1). Tentukan nilai a dan b.
-
Jumlah dua bilangan adalah 25. Selisihnya adalah 5. Tentukan kedua bilangan tersebut.
-
Tiga tahun yang lalu, umur Ayah 4 kali umur Anak. Dua tahun yang akan datang, jumlah umur mereka 49 tahun. Berapa umur Ayah sekarang?
-
Apakah SPLDV berikut memiliki penyelesaian? Jelaskan.
{ 2x + 3y = 6
{ 4x + 6y = 12
-
Selesaikan SPLDV berikut dengan metode substitusi:
{ y = 2x + 1
{ 3x + 2y = 9
-
Sebuah toko menjual 2 kg gula dan 3 kg tepung seharga Rp56.000. Harga 3 kg gula dan 2 kg tepung adalah Rp64.000. Berapa harga 1 kg gula?
Kunci Jawaban:
-
x = 4, y = 2
-
x = 3, y = 2
-
Rp4.500 (misal buku = b, pensil = p → 4b+3p=27.000, 2b+5p=24.000 → b = 4.500)
-
y = 4, a = 2/3 (3(3) − y = 5 → 9 − y = 5 → y = 4; a(3) + 2(4) = 10 → 3a + 8 = 10 → 3a = 2 → a = 2/3)
-
a = 2, b = 0 (2(2) + b(−1) = 4 → 4 − b = 4 → b = 0; a(2) − 3(−1) = 7 → 2a + 3 = 7 → 2a = 4 → a = 2)
-
15 dan 10
-
35 tahun (A − 3 = 4(K − 3) → A − 3 = 4K − 12 → A = 4K − 9; (A+2)+(K+2)=49 → A+K+4=49 → A+K=45; substitusi → 4K−9+K=45 → 5K=54 → K=10,8; A=4(10,8)−9=43,2−9=34,2? Periksa: tiga tahun lalu A=31,2, K=7,8 → 31,2=4×7,8=31,2 benar. Dua tahun akan datang A=36,2, K=12,8 → jumlah 49. Jadi A=34,2? Soal ini menghasilkan desimal, perlu dikonfirmasi ulang. Alternatif: dari A+K=45 dan A=4K-9 → 4K-9+K=45 → 5K=54 → K=10,8 → A=34,2 tahun)
-
Tak hingga penyelesaian (garis berimpit)
-
x = 1, y = 3
-
Rp16.000 (2g+3t=56.000, 3g+2t=64.000 → eliminasi: 6g+9t=168.000, 6g+4t=128.000 → 5t=40.000 → t=8.000 → 2g+24.000=56.000 → 2g=32.000 → g=16.000)
Kesalahan Umum dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Berikut adalah kesalahan yang paling sering dilakukan siswa beserta cara memperbaikinya:
| Kesalahan | Contoh | Perbaikan |
|---|---|---|
| Salah saat eliminasi (tanda) | Mengurang tapi tanda tidak diperhatikan | Perhatikan tanda positif/negatif setiap suku |
| Lupa mensubstitusi balik | Mendapat x lalu berhenti | Cari juga nilai y |
| Terbalik substitusi | x = 5 disubstitusi ke persamaan yang salah | Gunakan persamaan yang paling sederhana |
| Salah saat mengalikan persamaan | x + 2y = 3 dikali 2 → 2x + 2y = 6 ❌ | 2x + 4y = 6 ✓ (setiap suku dikalikan) |
| Keliru menentukan jenis penyelesaian | Menganggap sejajar padahal berimpit | Bandingkan c₁/c₂ juga, tidak hanya a dan b |
| Salah membuat model dari soal cerita | Terbalik antara variabel | Baca soal dengan teliti, perhatikan “lebih mahal”, “lebih muda”, dll |
Ringkasan Metode Penyelesaian SPLDV
Metode Eliminasi (Cara Umum):
| Langkah | Operasi |
|---|---|
| 1 | Samakan koefisien variabel yang akan dieliminasi |
| 2 | Jumlah atau kurangkan kedua persamaan |
| 3 | Dapatkan nilai variabel pertama |
| 4 | Substitusi ke salah satu persamaan untuk variabel kedua |
Metode Substitusi (Cepat jika ada koefisien 1):
| Langkah | Operasi |
|---|---|
| 1 | Nyatakan salah satu variabel dalam bentuk variabel lain |
| 2 | Substitusi ke persamaan lain |
| 3 | Selesaikan untuk mendapatkan nilai variabel pertama |
| 4 | Substitusi balik untuk variabel kedua |
Rumus cepat menentukan jenis penyelesaian:
-
Satu penyelesaian: a₁/a₂ ≠ b₁/b₂
-
Tak hingga penyelesaian: a₁/a₂ = b₁/b₂ = c₁/c₂
-
Tidak ada penyelesaian: a₁/a₂ = b₁/b₂ ≠ c₁/c₂
Kesimpulan: Kuasai SPLDV untuk Raih Skor Maksimal
Untuk menguasai kompetensi sistem persamaan linear dua variabel dalam TKA Matematika SMP, ingatlah poin-poin penting berikut:
Tiga pilar utama SPLDV:
-
Jika soal memberikan solusi (x,y) → substitusikan langsung ke semua persamaan untuk mencari parameter yang belum diketahui
-
Jika soal meminta mencari solusi → gunakan metode eliminasi atau substitusi, pilih yang paling efisien
-
Untuk soal cerita → tentukan variabel (misal x dan y), buat dua persamaan dari informasi yang diberikan, selesaikan dengan metode yang paling nyaman
Langkah penyelesaian yang sistematis:
-
Baca soal → tentukan variabel
-
Buat model matematika (dua persamaan)
-
Pilih metode (eliminasi, substitusi, atau campuran)
-
Selesaikan langkah demi langkah
-
Periksa kembali dengan memasukkan solusi ke persamaan awal
Jenis penyelesaian SPLDV (berdasarkan perbandingan koefisien):
-
a₁/a₂ ≠ b₁/b₂ → satu penyelesaian (garis berpotongan)
-
a₁/a₂ = b₁/b₂ = c₁/c₂ → tak hingga penyelesaian (garis berimpit)
-
a₁/a₂ = b₁/b₂ ≠ c₁/c₂ → tidak ada penyelesaian (garis sejajar)
Dengan menguasai SPLDV, siswa tidak hanya siap menghadapi TKA Matematika SMP, tetapi juga mampu menyelesaikan berbagai masalah dua variabel dalam kehidupan sehari-hari, seperti menentukan harga barang, membandingkan umur, atau merencanakan anggaran. Terus berlatih, dan jadikan SPLDV sebagai alat bantu yang powerful.











