Blog Rumah Pintar – Cara menentukan gagasan utama menjadi salah satu materi Bahasa Indonesia SMP Kelas 8 yang sering dianggap sulit oleh banyak siswa. Tidak sedikit yang masih bingung membedakan antara gagasan utama, kalimat utama, dan kalimat penjelas sehingga sering keliru saat mengerjakan soal latihan maupun ujian.
Padahal, jika memahami langkah-langkahnya, menemukan gagasan utama dalam sebuah paragraf sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan.
Setiap paragraf memiliki satu inti pembahasan yang menjadi dasar pengembangan seluruh kalimat di dalamnya. Inti pembahasan itulah yang disebut gagasan utama.
Oleh karena itu, memahami cara menentukan gagasan utama akan membantu Sahabat Rumah Pintar membaca lebih cepat, memahami isi bacaan dengan lebih baik, serta membuat ringkasan yang tepat.
Apa yang Dimaksud dengan Gagasan Utama?
Sebelumnya kita telah mengenal apa itu Gagasan utama sebagai inti atau pokok pembahasan yang menjadi dasar sebuah paragraf. Seluruh kalimat penjelas disusun untuk mendukung, menjelaskan, atau memperkuat gagasan tersebut sehingga pembahasan menjadi runtut dan mudah dipahami.
Gagasan utama sering disamakan dengan ide pokok karena keduanya memiliki makna yang hampir sama. Perbedaannya, gagasan utama merupakan inti pembahasan, sedangkan kalimat utama adalah kalimat yang memuat gagasan tersebut.
Memahami pengertian ini akan memudahkan proses mencari gagasan utama karena pembaca mengetahui informasi mana yang menjadi inti dan mana yang hanya berfungsi sebagai penjelas.
10 Cara Menentukan Gagasan Utama
1. Bacalah Paragraf Hingga Selesai
Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah langsung mencari jawaban setelah membaca satu kalimat pertama. Padahal, tidak semua paragraf meletakkan gagasan utama di bagian awal.
Bacalah seluruh paragraf terlebih dahulu agar hubungan antarkalimat dapat dipahami secara utuh. Setelah mengetahui isi keseluruhan paragraf, menentukan gagasan utama akan menjadi lebih mudah.
2. Tentukan Topik yang Sedang Dibahas
Setelah membaca paragraf, cobalah menjawab pertanyaan sederhana, yaitu “Paragraf ini membahas tentang apa?”
Jawaban atas pertanyaan tersebut biasanya mengarah pada topik utama yang sedang dibahas. Dari topik itulah gagasan utama dapat ditemukan.
Misalnya, jika seluruh paragraf membahas manfaat membaca, kemungkinan besar gagasan utamanya berkaitan dengan manfaat kegiatan membaca.
3. Cari Kalimat yang Bersifat Paling Umum
Kalimat yang memuat gagasan utama biasanya memiliki isi yang masih bersifat umum.
Kalimat tersebut belum menjelaskan secara rinci sehingga membutuhkan beberapa kalimat pendukung sebagai penjelasan.
Sebaliknya, kalimat yang berisi contoh, angka, fakta, maupun ilustrasi biasanya merupakan kalimat penjelas.
4. Perhatikan Letak Kalimat Utama
Letak kalimat utama dapat membantu menemukan gagasan utama dengan lebih cepat.
Pada paragraf deduktif, kalimat utama berada di awal. Pada paragraf induktif berada di akhir. Sementara pada paragraf campuran terdapat di awal dan ditegaskan kembali pada bagian akhir.
Meskipun demikian, jangan hanya bergantung pada letak kalimat karena tetap perlu memastikan bahwa seluruh isi paragraf mendukung kalimat tersebut.
5. Perhatikan Kalimat yang Dijelaskan oleh Kalimat Lain
Gagasan utama selalu berada pada kalimat yang menjadi pusat pembahasan.
Jika beberapa kalimat berikutnya menjelaskan satu kalimat tertentu, besar kemungkinan kalimat itulah yang memuat gagasan utama.
Cara ini sangat efektif ketika menghadapi paragraf yang cukup panjang.
6. Abaikan Contoh Terlebih Dahulu
Contoh sering kali membuat pembaca terkecoh karena terlihat seperti informasi penting.
Padahal, contoh hanya berfungsi memperjelas pembahasan. Oleh sebab itu, abaikan terlebih dahulu kalimat yang berisi contoh, ilustrasi, maupun data, kemudian fokuslah pada inti pembahasannya.
7. Temukan Hubungan Antar Kalimat
Semua kalimat dalam paragraf yang baik saling berkaitan. Perhatikan apakah setiap kalimat mengarah pada satu pembahasan tertentu. Jika ya, pembahasan itulah yang menjadi gagasan utama. Teknik ini sangat membantu ketika kalimat utama tidak berada pada posisi yang mudah dikenali.
8. Buat Ringkasan Singkat
Setelah membaca paragraf, coba rangkum isi paragraf dalam satu kalimat sederhana. Ringkasan tersebut biasanya sudah menggambarkan gagasan utama yang ingin disampaikan penulis. Semakin singkat ringkasan yang dibuat, semakin mudah menemukan inti pembahasan.
9. Bedakan Gagasan Utama dan Kalimat Penjelas
Banyak siswa masih menganggap semua kalimat penting sebagai gagasan utama. Padahal, kalimat penjelas hanya berfungsi memberikan rincian berupa contoh, alasan, fakta, atau data. Gagasan utama justru menjadi inti yang dijelaskan oleh seluruh kalimat tersebut. Memahami perbedaan ini akan mengurangi kesalahan saat menjawab soal.
10. Latih Kemampuan Membaca Berbagai Jenis Paragraf
Semakin sering membaca, semakin mudah pula menemukan gagasan utama. Biasakan membaca artikel, berita, buku pelajaran, maupun cerita pendek. Setelah selesai membaca satu paragraf, cobalah menentukan gagasan utamanya secara mandiri. Latihan yang dilakukan secara rutin akan membuat kemampuan memahami paragraf berkembang lebih cepat.
Ciri-Ciri Gagasan Utama yang Mudah Dikenali
Gagasan utama memiliki beberapa ciri yang dapat membantu pembaca menemukannya.
- Pertama, gagasan utama membahas inti pembicaraan dalam paragraf. Semua kalimat lainnya mendukung pembahasan tersebut.
- Kedua, gagasan utama masih bersifat umum sehingga memerlukan penjelasan lebih lanjut.
- Ketiga, apabila gagasan utama dihilangkan, isi paragraf akan kehilangan arah karena tidak lagi memiliki pokok pembahasan.
- Keempat, gagasan utama dapat dirumuskan menjadi satu kalimat singkat yang mewakili seluruh isi paragraf.
Contoh Cara Menentukan Gagasan Utama
Perhatikan paragraf berikut.
Menanam pohon memberikan banyak manfaat bagi lingkungan. Pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia. Selain itu, akar pohon mampu menyerap air hujan sehingga membantu mengurangi risiko banjir. Pepohonan juga membuat udara menjadi lebih sejuk.
- Langkah pertama, bacalah seluruh paragraf.
- Langkah kedua, tentukan topiknya. Paragraf tersebut membahas manfaat menanam pohon.
- Langkah ketiga, cari kalimat yang paling umum. Kalimat pertama menjelaskan manfaat menanam pohon secara umum, sedangkan kalimat berikutnya hanya memberikan rincian.
Dengan demikian, gagasan utama paragraf tersebut adalah manfaat menanam pohon bagi lingkungan.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menentukan Gagasan Utama
Banyak siswa menganggap kalimat pertama selalu menjadi gagasan utama. Anggapan tersebut tidak selalu benar karena pada paragraf induktif gagasan utama justru berada pada bagian akhir.
Kesalahan lainnya adalah memilih contoh sebagai gagasan utama. Contoh memang berisi informasi penting, tetapi fungsinya hanya mendukung pembahasan utama.
Ada pula yang masih menyamakan gagasan utama dengan judul bacaan. Padahal, judul hanya menunjukkan topik umum, sedangkan gagasan utama menjelaskan inti pembahasan dalam setiap paragraf.
Selain itu, sebagian pembaca hanya membaca sekilas tanpa memahami hubungan antarkalimat. Akibatnya, mereka cenderung memilih jawaban berdasarkan dugaan, bukan berdasarkan isi paragraf.
Tips Agar Lebih Cepat Menemukan Gagasan Utama
Agar lebih cepat menemukan gagasan utama, biasakan membaca paragraf secara utuh tanpa terburu-buru.
Gunakan teknik bertanya kepada diri sendiri, misalnya “Apa yang sedang dijelaskan penulis?” atau “Kalimat mana yang dijelaskan oleh kalimat lainnya?”
Jika masih kesulitan, buatlah ringkasan singkat menggunakan kalimat sendiri. Ringkasan tersebut biasanya sudah mewakili inti pembahasan yang menjadi gagasan utama.
Semakin banyak berlatih dengan berbagai jenis bacaan, kemampuan menentukan gagasan utama juga akan semakin meningkat.
Kesimpulan
Menemukan gagasan utama bukan hanya bergantung pada letak kalimat dalam paragraf, tetapi juga pada kemampuan memahami hubungan antarkalimat. Dengan membaca paragraf secara menyeluruh, mengenali kalimat yang bersifat umum, membedakan kalimat penjelas, serta rutin berlatih, Sahabat Rumah Pintar akan semakin mudah memahami isi bacaan.Â
Semakin sering menerapkan cara menentukan gagasan utama, semakin cepat pula menemukan inti pembahasan dalam berbagai jenis paragraf dan menjawab soal Bahasa Indonesia dengan tepat.





